Rabu, 11 Oktober 2017

Penyesalan


Kematian adalah awal mula kehidupan yang sebenarnya dimulai. Kematian selalu datang dan diiringi dengan penyesalan. Orang yang mengisi kehidupannya dengan banyak berbuat maksiat kepada Allah, maka ia akan merasakan penyesalan yang tiada tara. Orang yang baik sekalipun pun akan menyesal mengapa hanya sebatas itu kebaikan yang ia bisa lakukan, padahal kesempatan untuk melakukan kebaikan yang lebih besar terbuka lebar dalam hidupnya.

Ketemune weton

1 = Wasesa Sagara (perjodohannya kelak akan menjadikan wibawa bagi pasangan)
2 = Tunggak Semi (Perjodohannya akan dapat dengan mudah mencari sandang dan pangan)
3 = Satria Wibawa (Perjodohan akan selalu mendapat kehormatan)
4 = Sumur Sinaba (Perjodohannya akan menjadi panutan bagi orang-orang)
5 = Satria Wirang (Perjodohan akan sering mengalami banyak penderitaan)
6 = Bumi Kepetak (perjodohan akan sering mendapatkan cobaan berupa aib)
7 = Lebu Ketiup Angin (Perjodohannya akan membuat hidup sengsara)

Sabtu, 18 Maret 2017

Selasa, 13 September 2016

Semar

Spiritual Kaki Semar Dalam Kehidupan Manusia
Javanologi : Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun). Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : “Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tumggal”. Sedang tangan kirinya bermakna “berserah total dan mutlak serta selakigus simbul keilmuaan yang netral namun simpatik”.
Kebudayaan Jawa telah melahirkan religi dalam wujud kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yaitu adanya wujud tokoh wayang Semar, jauh sebelum masuknya kebudayaan Hindu, Budha dan Isalam di tanah Jawa.
Dikalangan spiritual Jawa ,Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an, yaitu: Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi spiritual . Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman prasejarah adalah Relegius dan ber keTuhan-an yang Maha Esa.
Semar itu lambang gelap gulita, lambang misteri, ketidaktahuan mutlak, yang dalam beberapa ajaran mistik sering disebut-sebut sebagai ketidaktahuan kita mengenai Tuhan.
Konon Kaki Semar adalah Kakek moyang yg pertama dan digambarkan sebagai perwujudan dari orang Jawa yg pertama. Karena mendapat “tugas khusus” dari Gusti Kang Murbeng Dumadi (Tuhan YME), maka Kaki Semar memiliki kemungkinan untuk terus hadir dgn keberadaan pada setiap saat, kepada siapa saja dan kapan saja menurut apa yg dikehendaki.
Salah satu ajaran hidup dari Kaki Semar:
I. Gusti Kang Murbeng Dumadi
Masyarkat Jawa sudah mengenal suatu kekuatan yang maha dengan Nama Gusti Kang Murbeng Dumadi jauh sebelum agama masuk ke tanah Jawa dan sampai ke tradisi saat ini yang dikenal dengan Kejawen yang merupakan “Tatanan Paugeraning Urip” atau Tatanan berdasarkan dengan Budi Perkerti Luhur.
Keyakinan dalam masyarakat mengenai konsep Ketuhanan adalah berdasarkan sesuatu yang Riil atau “Kesunyatan” yang kemudian di realisasikan dalam peri kehidupan sehari hari dan aturan positip agar masyarakat Jawa dapat hidup dengan baik dan bertanggung jawab.
Mengenai Sang Murbeng Dumadi, Kaki Semar mengatakan “Gusti Kang Murbeng Dumadi ing ngendi papan tetep siji, amergane thukule kepercayaan lan agomo soko kahanan,jaman,bongso lan budoyo kang bedo-bedo. Kang Murbeng Dumadi iso maujud opo wae ananging mewujudan iku dede Gusti Kang Murbeng Dumadi” atau dengan kata lain “ Tuhan Yang Maha Esa itu di sembah di junjung oleh semua manusia tanpa kecuali.oelh semua agama dan kepercayaan.Sejatinya Tuhan Yang Maha Esa itu Satu dan tak ada yang Lain. Yang membedakanya hanya cara menyembaah dan memujanya dimana hal tersebut terjadi karena munculnya agama dan kebudayaan dari jaman, waktu atau bangsa yang berbeda beda…”
Tiga hal yang mendasari Masyarakat Jawa mengenai Konsep Ketuhanan yaitu :
1. Kita Bisa Hidup karena ada yang meghidupkan, yang memberi hidup dan menghidupkan kita adalah Gusti Kang Murbeng Dumadi atau Tuhan Yang Maha Esa.
2. Hendaknya dalam hidup ini kita berpegang pada “Rasa” yaitu dikenal dengan “Tepo seliro” artinya bila kita meraa sakit di cubit maka hendaklah jangan mencubit orang lain.
3. Dalam kehidupan ini jangan suka memaksakan kehendak kepada orang lain “Ojo Seneng Mekso” seperti apa bila kita memiliki suatupakaian yang sangat cocok dengan kita, belum tentu baju itu akan sangat cocok dengan orang lain.
Kaki Semar memberikan piwulangnya mengenai konsep dasar penghayatan Mahluk Kepada Khaliknya yaitu Manusia harus mengehathui Tujuh Sifat Kang Murbeng Dumadi.
1. Tuhan Itu Satu , Esa dan tak ada yang lain, dalam bahasa jawa di sebut “ Gusti Kang Murbeng Dumadi”
2. Tuhan itu bisa mewujud apa saja , tetapi pewujudan itu bukanlah Tuhan.”Ananging wewujudan iku dede Gusti “ yang artinya “ yang berwujud itu adalah Karya Allah.
3. Tuhan Itu ada dimana-mana.”Dadi Ojo Salah Panopo,Mulo nang ngendi papan uga ono Gusti “ maksudnya walau Tuhan ada dimana mana, Tuhan satu juga “Nang awakm ugo ono Gusti” maksudnya manusia itu dalam lingkupan Tuhan secara jiwa dan raga.Tuhan ada dalam dirinya tetapi manusia tak merasakanya dengan panca indra, hanya dapat di rasakan dengan “Roso” bahwa dia ada.”Ananging ojo sepisan pisan awakmu ngaku-aku Gusti”maksudnya manusia harus sadar jiwa dan raga ini hanyalah Karya Allah, walaupun DIA ada dalam Manusia tetapi jangan sekali kali manusia mengaku DIA.
4. Tuhan Itu Langgeng, Tuhan Itu Abadi.dari masal dahulu, sekarang, esok dan sampai seterusnya Tuhan, Gusti Kang Murbeng Dumadi tetaplah Tuhan dan tak akan berubah.
5. Tuhan Itu tidak Tidur “ Gusti Kang Murbeng Dumadi ora nyare” maksudnya Tuhan itu mengetahui segalanya dan semuanya, tak ada satupun kata hilaf dan lalai.
6. Tuhan itu Maha Pengasih, Tuhan Itu Maha Penyayang.maksudnya Tuhan itu maha adil tak membeda bedakan kepada mahluknya, siapa yang berusaha dia yang akan mendapatkan.
7. Tuhan Itu Esa dan Maha Kuasa, apa yang di putuskannya tak ada yang dapat menolaknya,
Dengan menyadari hal tersebut manusia di harapkan :
1. “Manungso urip ngunduh wohe pakertine dhewe dhewe” maksudnya manusia kaa menerima paa yang dia tanam, bila baik yang di tanam, maka yang baiklah akan dia terima.
2. Manusia hidup pada saat ini adalah hasil / proses dari hidup sebelumnya.atau”manungso urip tumimbal soko biyen,nek percoyo marang tumimbal” ada petuah yang mengatakan “ Apabila kamu hendak melihat hidupmu kelak, maka lihat lah hidupmu sekarang, bila hendak melihat hidupmu yang lalu, maka lihatlah hidupmu sekarang”
3. “Manungso urip nggowo apese dhewe dhewe” maksudnya agar kita menghilangkan sifat iri,dengki,tamak, sombong sebab saat mati tak ada sifat duniawi tersebut dibawa dan mengntungkan kita.
4. Manusia tak akan mengerti Rahasia Tuhan, “Ati lan pikiran manungso ora bakal iso mangerteni kabeh rencananing Gusti Kang Murbeng Dumadi:”maka Manusia hiduplah “sak madyo” dan tak perlu “nggege mongso”.ada petuha mengatakan “ Hiduplah dengan usaha, tapi janganlah dengan harapan, karena bila gagal maka yang merasakan diri kita juga”
Maka dalam hal ini Kaki semar menganjurkan Manusia memohon dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Esa dengan”Eling lan Percoyo,Sumarah lan seumeleh lan mituhu” kepada Tuhan Yang Maha Esa.
1. Sumarah : Berserah, Pasrah, Percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan sumarah ,manusia di harapkan percaya dan yakin akan kasih saying dan kekuasaan Gusti Kang Murbeng Dumadi, Bhawa DIA lah yang mengatur dan aka memebrikan kebaikan dalam kehidupan kita. Keyakinan bahwa apabila kita menghadapai gelombang kehidupan maka Allah akan memebrikan jalan keluar yang terbaik bagi kita.
2. Sumeleh : artinya Patuh dan Bersandar kepada Allah Yang Maha Esa . Manusia sebagai hamba hanya lah berusaha dan keberhasilannya tergantung Kuasa Tuhan yang maha Esa, maka dengan sumeleh ni manusia di harapkan tak mudah putus asa dan teguh dalam usahanya .
3. Mituhu : artinya patuh taat dan disiplin.
I. Tatanan Paugeraning Urip.
Petuah Kaki semar menenai Tatanan Paugeraning Urip bagi manusia dalam mengisi Kehidupanya di alam fana ini :
1. Eling Lan Bektimarang Gusti Kang Murbeng Dumadi : maksudnya Manusia yang sadar akan dirinya akan selalu mengingat dan memuja Tuhan Yang Maha Esa.dimana Allah yang Esa telah membrikan kesepantan bagi manusia untuk hidup dan berkarya di alam yang Indah ini.
2. “Percoyo lan Bekti Marang Utusane Gusti”: maksudnya Manusia sudah seharusnya menghormati dan mengikuti ajaran para Utusan Allah sesuai dengan ajarannya masing masing, dimana semua konsep para Utusan Allah tersebut adalah menganjurkan kebaikan.
3. “Setyo marang Khalifatullah utowo Penggede Negoto”: maksudnya sebagai manusia yang tinggal di suatu wilayah,maka adalah wajar dan wajib untuk menghormati dan mengikuti semua peraturan yang di keluarka pemimpinnya yang baik dan bijaksana.
4. “Bekti marang Bhumi Nusontoro” maksudnya sebagai manusia yang tinggal dan hidup di bumi nusantara ini wajib dan wajar unuk merawat dan memperlaukan bumi ini dengan baik, dimana bumi ini telah memberikan kemakmuran bagi penduduk yang mendiaminya.
5. “Bekti Marang Wong Tuwo” : maksudnya Manusia ini tidak dengan semerta merta ada di dunia ini, tetapi melalui perantara Ibu dan Bapaknya, maka hormatilah,mulyakanlah orang tua yang telah merawat kita .
6. “Bekti Marang sedulur Tuwo” : Maksudnya adalah menghormati saudara yang lebih tua dan lebih mengerti dari pada kita, baik dlama umur,pengetahuan maupun kemampuannya.
7. “Tresno marang kabeh kawulo Mudo” : maksudnya menyayangi kawulo yang lebih muda, memberikan bimbingan dan menularkan pengalaman dan pengetahuan kepada yang muda, dengan harapan yang muda ini akan dapat menjadi generasi pengganti yang tangguh dan bertanggung jawab.
8. “Tresno marang sepepadaning manungso” : maksudnya semua manusia itu sama, hanya membedakan warna kulit dan dan budaya saja. Maka hormatila sesame manusia dimana mereka memiliki harka dan martabat yang sama dengan manusia lainya.
9. “Tresno marang sepepadaning Urip” : maksudnya semua yang di ciptakan Allah adalah mahluk yang ada karena kehendak Allah yang Kuasa.memiliki fungsi masing masing.dengan menghormati semua ciptaan Allah maka kita telah menghargai dan menghormati kepada PENCIPTANYA.
10. “Hormat marang kabeh agomo “ : maksudnya hormatilah semua agama atau aliran dan para penganutnya.
11. “Percoyo marang Hukum Alam” : maksudnya selain Allah menurunkan kehidupan,Allah juga menurunkan Hukum Alam dan menjadi hokum sebab akibat, siapa yang menanam maka dia yang menuai,
12. “Percoyo marang kepribaden dhewe tan owah gingsir” : maksudnya manusia ini rapuh dan hatinya berubah ubah, maka hendaklah menyadarinya dan dapat menepatkan diri di hadapan Allah, agar selalu mendapat lindungan dan rahmat Nya dalam menjalani Hiudp dan kehidupan ini.
Tatanan Paugeraning Urip yang 12 di atas di ringkas menjadi tiga konsep:
1. Hubungan Manusia dengan Allah/Tuhan Yang Maha Esa
2. Hubungan Manusia dengan sesama Manusia
3. Hubungan Manusia dengan Alam Semesta.
Kesemua tatanan di tersebut di atas adalah kaitannya dengan konsep “tatanan Menembah”
1. Sangkan Paraning Dumadi : yaitu Sangkaning Dumadi dan Paraning Dumadi dimana maksudnya adalah agar manusia mengetahui dari mana dia berasal dan mau kemana dia akan kembali.
2. Manunggaling Kawulo lan Gusti : yaitu manunggaling kawulo dengan Gusti adalah dengan melakukan smeua perintahnya, melakukan dan menuruti peraturan peraturan yang di perintakan dengan sbeaik baiknya.
3. Kasedan Jati : yaitu dimana posisi kesadaran manusia sampai kepada tataran sangat menyadari dan telah melakukan atau menjalani kehidupan yang di sebutkan di atas sehingga semua telah menuruti kehendak Allah Tuhan Yang Maha Esa. Dengan istilah “Hidup sekali dan mati pun sekali “
II. Tuntunan Sikap terhadap Paugeraning Urip
Kaki Semar menuntunkan sikap terhadap Paugeraning Urip adalah dengan Kata sesanti atau Petuah “OJO DUMEH,ELING LAN WASPODO”karena :
1. “Ojo dumeh, Eling lan waspodo” adalah bekal manusia menghadapi ujian dan perjuangan hidup dan menjadi senjata ampuh untuk menjadi kesatria utama dalam menaklukan dirinyasendiri dan mewujudkan “Roso setyo lan mituhu dumateng Gusti” serta untuk “ Hamemayu Hayuning Bawono”.
2. “Ojo dumeh, Eling lan Waspodo” adalah sebagai penyeimbang, sehingga pada kondisi maupun situasi apapun manusia akan selamat”Rahayu”, tidak mudah panic dalam setiap pemecahan masalah yang di hadapinya.
3. “ojo dumeh, Eling lan Waspodo”sebagai sarana pencegahan terhadap kecerobohan dan kelalaian yang sering manusia lakukan, karena telah menyadari dan memahami serta mentaati semua kaidah Agama, Budi pekerti, maupun aturan aturan manusia lainnya.
OJO DUMEH yang maksudnya “Jangan Mentang Mentang” adalah suatuperingatan agar manusia tidak larut dengan pa ayang di miliki atau di jalaninya, sehingga cendrung menjalani keputusan hidup yang negatip seperti :
1. Mentang mentang kaya, maka kita menjadi sombong dan merasa semua dapat di beli dengan uang,
2. Mentang menatng Miskin, maka kita menjadi putus asa dan mengakibatkan kita mengumpat sana sini kepada yang kaya..
Siapa yang “mentang mentang” maka suatau saat akan menjadi sebagaimana dalma pribahasa Jawa :
1. Sopo sing Dumeh bakal keweleh
2. Sopo sing adigang bakal keplanggrang
3. Sopo sing Adigung bakal kecemplung
4. Sopo sing Adiguno bakal ciloko
5. Sopo sing Becik bakal ketitik
6. Sopo sing salah bakal seleh
7. Sopo sing Temen bakal Tinemu
Eling Lan Waspodo maksudnya Ingat dan Waspada.
Ingat yang dijalani adalah inget dalam kaitan Menembah kepada Tuhan, ingat akan karunianya, Rahmanya,Nikmatnya , selalu ingat akan kesalahan kita kepada Tuhan, pelanggaran yang kita lakukan dan meminta ampunan kepada Nya. Dengan demikian akan lahirlah Budi perkerti yang luhur sehingga Eling ini akan melahirkan kepedulain kepada manusia dan lingkungan sekitarnya.
Waspodo/Waspada adalah bentuk ke hati-hatian manusia dalam menjalankan hidup, teliti dan mengakibatkan kita menjadi Wara dalam memilih dalam keputusan kita sehari hari. Berhati-hati dalam semua sikap dan tingkah laku. Mana yang merupakan perintah dan mana yang merupakan larangan akan menjadi terang dan jelas bagi kita.sehinga kta akan selamat dalam perjalanan hidup ini.
Ojo Dumeh,Eling lan Waspodo merupakan satu kesatuan yang dipahami secara utuh, sehingga manusia di harapkan menjadi Pasrah dan Yakin Kepada Kekuasaan Tuhan serta menjadi bijaksana,sederhana dan hati hati. Manusia menjadi “Bisa Merasa.” Bukan ”Merasa Bisa.”
Dengan “Ojo Dumeh,Eling lan Waspodo”, maka dalam bahasa Jawa disebutkan ..
1. Ono Luwih,Luwih soko Ono
2. Kang Kebak,Luwih dening kebak
3. Kang suwung,Luwih dening Suwung
4. Kang Pinter, Luwih dening Pinter
5. Kang Sugih, Luwih dening Sugih.

Sabtu, 10 September 2016

Pawon


“Pawon itu memiliki filosofi yang dalam,kalian bisa lihat saat pertama kali menyalakan apinya,sangat sulit sekali bisa membuat kayunya menyala,kadang saat apinya menyala pun bisa mati lagi karena tertimpa kayu yang besar atau karena kayunya basah dan sebagainya,

tapi setelah apinya menyala bahkan kalian memasukkan kayu kayu besar dan basah pun akan terbakar” .

“Dalam berwirausaha juga seperti itu,pada saat memulainya pasti sangatlah berat dan mengalami banyak kegagalan tapi jika kalian mau gigih,pantang menyerah kalian pasti bisa,dan jika kalian sudah memiliki sebuah perusahaan yang sukses dan besar, bah kalian mau tidur seharian atau yang lainya,semua akan berjalan dengan lancar” .

Minggu, 04 September 2016

Ilmu dlm zaman

Zaman Dahulu,
Orang SULIT mencari ilmu
tapi MUDAH mengamalkannya. .
Zaman Sekarang,
Orang MUDAH mencari ilmu
tapi SULIT mengamalkannya. .
Zaman Dahulu,
Ilmu DIKEJAR,
ditulis, dihafal, diamalkan dan DIAJARKAN. .
Zaman Sekarang,
Ilmu DIUNDUH,
disimpan dan dikoleksi, lalu DIPERDEBATKAN. .
Zaman Dahulu,
Butuh PERAS KERINGAT dan
banting tulang untuk mendapatkan ilmu. .
Zaman Sekarang,
Cukup PERAS KUOTA INTERNET
sambil duduk manis ditemani secangkir minuman dan snack. .
Zaman Dahulu,
Ilmu disimpan di dalam HATI,
selama hati masih normal,
ilmu tetap terjaga. .
Zaman Sekarang,
Ilmu disimpan di dalam memori GADGET,
kalau baterai habis,
ilmu tertinggal.
Kalau gadget rusak, hilanglah ilmu. .
Zaman Dahulu,
Harus DUDUK BERJAM JAM
di hadapan guru penuh rasa hormat dan sopan,
maka ilmu merasuk bersama keberkahan. .
Zaman Sekarang,
Cukup TEKAN TOMBOL atau LAYAR
sambil tidur-tiduran, .
maka ilmu merasuk bersama kemalasan. .
Imam Malik Rahimahullah mengatakan, "Tidak akan menjadi baik umat belakangan ini
kecuali apabila diperbaiki dengan cara orang-orang terdahulu." ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﺎ ﻧﺴﺄﻟﻚ ﻋﻠﻤﺎ ﻧﺎﻓﻌﺎ ﻣﺒﺎﺭﻛﺎ ﻓﻴﻪ ﻭﻋﻤﺎﻝ ﺻﺎﻟﺤﺎ ﻣﻘﺒﻮﺍﻝ ﻭﺭﺯﻗﺎ ﺣﺎﻻﻝ ﻃﻴﺒﺎ ﻭﺍﺳﻌﺎ ﻟﻌﺒﺎﺩﺓ ﻫﻠﻼ .
Dalil Al Qur'an Tentang Kewajiban Menuntut Ilmu :
Q.S Al-Mujadalah ayat 11 .

Jumat, 02 September 2016

Jeneng po jenang

Ada pepatah Jawa bilang, “urip kuwi golek jeneng … ojo golek jenang” …
Terjemahan bebasnya, “hidup itu cari nama bukan cari makan..”, maksudnya hidup itu harus bermanfaat (bagi orang banyak) sehingga membuat nama yang baik, bukan hidup hanya cari harta tapi tak membuat perbedaan apa-apa.

Selasa, 30 Agustus 2016

Kudu wani KESEL,NOMBOKI,DIPAIDO

NASIHAT SYAIKHINA KH.ULINNUHA ARWANI
1.) SANTRI KUDU WANI KESEL .
(santri harus berani lelah dhahir dan batin)
Maksudnya : Dalam proses belajar mengajar yang lama, santri jangan mudah mengeluh dan merasa lelah. Karena semakin lama ilmu di dalami, maka akan semakin dalam pula pemahamannya.
2.) SANTRI KUDU WANI NOMBOKI .
(santri harus berani berkorban materi, waktu, mental dan fisik)
Maksudnya : Jangan hanya mencari enaknya saja, jangan hanya mencari praktisnya saja, jangan semaunya sendiri, carilah ridha guru dhahir dan batin.
3.) SANTRI KUDU WANI DIPAIDO .
(santri harus berani dicela, dihina, diejek dan dikritik)
Maksudnya : Meski telah belajar, berjuang, berlatih dan berusaha mati-matian demi mendapatkan hasil yang terbaik, namun tetap saja (terkadang) masih ada yang tidak suka. Mengaji Al-Qur'an harus yang ikhlas Lillahi Ta'ala.
Wallahu A’lam.

Kamis, 12 Mei 2016

DENGARKAN SUARA HATI

Janganlah mengabaikan suara hati,

dan berusahalah selalu mawas diri.
Maka Kelak akan merasa adanya suara
Yang terucap bukan dari diri pribadi
Oleh karena itu, turutilah niat tersebut,
Sampai akhir tujuannya.

, tekunlah nak!
Dalam mengolah ketajaman hati
Dengan memohon siang malam
Untuk dapat menemukan kebenaran dan berusaha selalu berbuat baik
Dengan menyingkirkan gejolak hawa nafsu
Agar menjadi orang yang berbudi luhur

Rabu, 11 Mei 2016

Sholat dn sabar

“Mintalah pertolongan kepada ALLAH dengan sholat dan sabar, sesungguhnya yang demikian itu sangat berat kecuali bagi orang yang khusuk”. “Yaitu yang meyakini (telah dan akan) /selalu bertemu dengan Rabbnya (Bos Alam Semesta) dan mereka yang menjadikan ALLAH sebagai rujukan setiap hal”
( QS. Al – Baqarah 45 – 46 )

Khusuk adalah atribut yang melekat pada kehidupan (sholat dan sabar merupakan bagian dari kehidupan). Orang yang hidupnya khusuk akan senantiasa memelihara perjumpaan dirinya dengan ALLAH, selalu memfokuskan diri kepada ALLAH, selalu mematuhi perintah ALLAH. Sebelum dan sesudah melakukan aktivitas selalu membaca doa dan menyadari sepenuhnya bahwa segenap tindak laku adalah perintah ALLAH.
Sangat logis sekali jika orang yang hidup khusuk, sholat dan sabar bukan sesuatu yang memberatkan. Sia-sia jika kita berharap sholat khusuk tapi dalam hidup keseharian tidak khusuk (cenderung permisif-serba boleh , profan-terlalu bersifat duniawi, kering dari nilai-nilai & memperturutkan hawa nafsu).
Emangnya SHOLAT KHUSUK yang berupa gerakan berdiri, rukuk, sujud dan duduk takhiyat dan beberapa teknik yang kita kejar-kejar dan kita cari cari selama ini bisa menghantarkan kita untuk sampai ( Manunggal ) kepada Tuhan tanpa dibarengi AKSI, TINDAKAN dan PERBUATAN untuk ” Hamemayu Hayuning Bawono…??”.

Manusia sebagai HAMBA, ABDI, BATUR, JONGOS nya Tuhan harus memahami keberadaan kita akan MAKNA predikat sebagai ABDI. Jika tidak maka pergulatan, pencarian dan pemelukan manusia terhadap sebuah Agama berikut perintah Ibadah yang ada di dalamnya hanya akan berhenti dan mandeg pada ” stasiun AKAL dan PIKIRAN ” paling banter yah…dalam kapasitas ANGAN-ANGAN dan MIMPI. Jadi jangan “ Nggondhok, Mangkel dan Kecewa “ klu serentetan ibadah ritual yang kita lakukan tak lebih dari sekedar SESEMBAHAN terhadap PIKIRAN, BUDI dan ANGAN-ANGAN kita semata, bukannya sesembahan yang sesungguhnya kepada sang Hyang Moho Tunggal.
Untuk bahan perenungan dan mengetahui lebih jauh tentang pemahaman MAKNA menyembah ( sholat ) mari kita cermati sebuah konsep sesembahan dalam PUPUH Khazanah Jawa berikut ini :

Utamaning sariro puniko,…
Angaweruhono jatining salat,…
Sembah lawan pujine,…
Jatining salat iku Dudu Isa’ tuwin Maghrib,…
Sembahyang arane wenange puniku,…
Lamun aranono salat pan minongko kembangane salat,…
Ing aran toto kromo, …
Endi kang aran sembah sejati,…
Ojo manembah yen tan ketingalan,…
Temahe kasor kulane,…
Yen siro nora weruh Kang sinembah ing ndonya iki kadi anulup kaga, …
Punglune den sawur manu-e mongso keno-o,…
Awekoso amangeran adam sarpin,…
Sembahe siyo-siyo,…

Unggulnya diri itu Mengetahui hakekat sholat
Sembah dan pujian
Salat yang sebenarnya bukan mengerjakan salat Isa’ dan Maghrib
Itu namanya sembahyang
Apabila disebut salat, maka itu hanyalah hiasan dari salat daim
Yang dinamakan TATA KRAMA
Manakah yang disebut salat yang sesungguhnya itu
Jangan menyembah bila tidak tahu yang disembah
Akibatnya akan direndahkan MARTABAT HIDUPMU
Apabila engkau ingin mengetahui yang disembah di dunia ini Engkau seperti menyumpit burung
Pelurunya disebar kemana-mana tapi tidak ada satupun yang mengenai burungnya Akhirnya cuman menyembah ANGAN-ANGAN
Penyembahan yang sia-sia tiada berguna
Loh..loh.. kok bisa begitu…??. Begono yah…maaf la wong ini juga pendapat saya kok dan mohon Saudara-saudaraku jangan terpengaruh dengan pendapat saya dan jangan mempercayainya…!!
Sebagai manusia kita sudah semestinya harus memahami TUJUAN HIDUP ( Paraning Dumadi ) kita.

Untuk mengetahui Tujuan hidup kita harus mengetahui EKSISTENSI kita, karena eksistensi manusia tak akan bisa lepas daripada Tujuan hidup itu sendiri. Cuman permasalahannya adalah kita-kita ini juga gak inget mengapa kita harus hidup di dunia ini, hik..hik…adakah diantara saudara-saudaraku yang inget…?? Kita tidak ingat, mengapa kita ini harus hidup yah…mengapa kita sekarang ini ada di sini..?? Jadi sangat wajar, lumrah, rasional dan logis klu kita sama-sama gak tahu tentang TUJUAN HIDUP kita he..he..Makanya dalam setiap ritual Sholat ada permohonan kepada Tuhan untuk ditunjukkan kepada JALAN LURUS yah gak..yah gak…??. Artinya apa..?? Kita ini manusia yang sama-sama TERSESATNYA….!! Maka saya kadang GELI, Mesam-mesem, kadang malahan TERPINGKAL-PINGKAL klu ada kelompok/golongan keyakinan tertentu beraninya memfonis orang lain SESAT, KAFIR, MUSYRIK….halah..halah…apa yah gak sadar toh kalau sendirinya tuh sebagai manusia yang sama-sama masih TERSESATNYA di dunia ini..?? Amat banyak loh diantara kita ini yang mencari-cari TUJUAN HIDUP dari teks book Kitab Suci dan Hadis sebagai rujukannya.

Yah..yah…mungkin saja kita bisa menemukannya disana. Namun yang LUCUNYA lah wong kita ini mo pingin menemukan TUJUAN HIDUP sendiri kok Informasinya diperoleh dari luar DIRI. Ini kan sama saja dengan anak kecil yang ingin mengetahui namanya sendiri dan bertanya kepada orang yg gak dia kenal. Jika kita mau menelusuri Khasanah Jawa ( maaf karena saya orang Jawa seh ) ternyata tujuan hidup manusia takkan lepas dari apa yang dinamakan SELAMET. Terlepas dari berbagai dalil-dalil atau bahkan kata-kata FALSAFAH, hidup SELAMET adalah tujuan manusia. Yah kata orang Islam di Arab sono ” Khasanah Fiddunya wal Akhirat ” alias SELAMET di dunia dan Akherat serta terbebas dari API NERAKA…!!. Jika kita telisik lebih dalem makna SELAMET adalah AMAN, NYAMAN tak ada gangguan apa-apa, tidak menderita dalam hidup ini, juga tidak mengalami KERUGIAN…!!
Selamet juga memiliki makna ” WIDODO ” yaitu selamat dimana saja, kapan saja selamanya. Suatu keselamatan yang TERBEBAS dari ruang dan waktu.
Adalagi konsep RAHAYU yang masih digunakan sampai sekarang ini. dalam konsep RAHAYU ini terkandung KEBENARAN, KEBAIKAN, KEBAJIKAN, KESELAMATAN dan KETEPATAN. Jadi kehidupan yang RAHAYU dalam konsep Jawa adalah hidup yang ” Toto, Titi, Temtrem, Kerto, Raharjo ” ( teratur, tertib, nyaman, sejahtera dan sehat ) yang penuh kebajikan.
Jadi tujuan hidup manusia adalah menempuh perjalanan. Berjalan kemana..?? Yah menuju HIDUP SEJATI…apa itu…? Hidup yang RAHAYU dan SELAMAT. Dan terlepas dari berbagai penafsiran tentang apa itu SELAMAT. Yang jelas selamat BUKAN ANGAN-ANGAN, HAYALAN atau sekedar kepercayaan. Selamat itu REALITAS..dan bukan CARITAS…!!, ia adalah keadaan atau kenyataan dalam hidup ini. Jika sekarang kita yang hidup di negeri ini tidak merasakan RAHAYU itu menandakan masih banyak orang yang belum SELAMAT.
Hidup itu bersifat baru yang dilengkapi oleh adanya “ Panca indra “ yang sekaligus merupakan barang pinjaman dari Gusti Kang Hakaryo Jagad. Jikalau barang tersebut telah diminta kembali oleh si Empu-Nya, apa yang bisa kita perbuat…?? semua akan berubah menjadi tanah dan membusuk, hancur lebur dan bersifat NAJIS . Oleh karena itu Panca indra TIDAK DAPAT kita pakai dan kita gunakan sebagai PEDOMAN dalam menjalani HIDUP….!!
Nafs, Budi, Pikiran, Angan-angan dan Kesadaran adalah satu wujud dengan Akal yang dapat menjadikan kita GILA, SEDIH, BINGUNG, TAMAK, RAKUS dan sering kali tidak JUJUR. Karena AKAL itu pula yang dalam siang dan malam sering mengajak kita IRI, DENGKI terhadap sesama demi kebahagiaan diri sendiri, bahkan tak jarang merusak kebahagiaan orang lain demi ISI PERUT. Dengki menyebabkan seseorang berbuat jahat, menimbulkan kesombongan. Dan, sering pula menyebabkan jatuh dalam lembah KENISTAAN. Yang pada gilirannya akan MENODAI nama dan citra Manusia itu sendiri.
Jalan hidup manusia yang harus dilalui adalah jalan HATI ( batin ). Batin yang bisa mencapai KEBENARAN. Hati yang demikian haruslah terbebas dari berbagai penyakit atau kotoran. Tanpa pamrih dalam bertindak, tidak dengki dan mendengki. Hati yang pemaaf. Sombong….telah jauh-jauh hari sudah ditinggalkan. Jika hati sudah lurus itu akan tercermin dalam perilakunya, tercermin dalam tutur kata dan terefleksi dalam aura wajahnya. Terpantul dalam suara ketika berbicara. Dalam kondisi hati yang jernih seseorang akan dapat melihat jalan hidup yang harus dilaluinya. Inilah barangkali CERMINAN sekaligus PENGEJAHWANTAHAN perilaku dari pada Hidup KHUSU’.
Jadi…mana yang bernilai…?? Shalat/Dzikir Khusu’ atau Hidup Khusu’…??? Terserah masing-masing anda menilai dan menjalaninya. So What gitcu loh…??
Maksud hati yang sudah sampai pada Kebenaran,
Kotoran yang telah sirna dari Jasad,
Mencegah segala keburukan,
Bagaikan tubuh yang Jelita,
Yang demikian itu jika telah sampai pada luar dan dalamnya,
Akhirnya seimbang, Bersih, jernih, tanpa campuran,
Akhirnya dapat dikatakan,
Lenyap sudah sifat AWAM manusianya.

SHALAT/DZIKIR KHUSU’ ATAU HIDUP KHUSU’
SUARA itu berseru kepadaku…..
Hendaklah engkau berjalan menuju kepada-Nya, dan DIA lah yang menjadi penuntunmu, maka akupun berjalan…dan KULIHAT DIRIKU sendiri.
Suara itu pun berseru “ Lalui semuanya itu..!!” Arahkan tujuanku kepada-NYA saja. Sungguhpun bila engkau bersama DIRIMU yang TERCELA, niscaya engkau akan BINASA, dan bila engkau berhenti dengan DIRIMU yang terpuji, niscaya engkau akan TERHIJAB.
Sungguh bila engkau telah terhijab dengan panggilan yang terpuji itu, maka engkau akan didatangi oleh panggilan-panggilan yang TERCELA, dan dengan paksa engkau akan DITAWAN, DIKERANGKENG, DIPASUNG…penyebabnya tak lain adalah karena engkau TERHIJAB….oleh EGO dan PAMRIH.
Akupun melanjutkan perjalanan….
Maka kulihat AKAL PIKIRANKU…. Suara itu berseru, Lalui saja dan jangan perdulikan…!!
Tetapkanlah tujuanmu kepada-NYA..!! Bila AKAL yang datang akan disusul oleh HIKMAT KEBIJAKSANAAN, Dan bila ia pergi maka iapun akan melihat dirinya..Bila ia membawamu masuk kedalam hikmat kebijaksanaan, Iapun akan berkata kepadamu “ Ikutlah aku..” maka kekuasaan sudah berada ditangannya. Bila ia datang, engkaupun akan menyertainya kepada hikmat kebijaksanaan. Bila ia pergi engkaupun akan mengikutinya menuju kepada HIJAB….
Suara itu berseru lagi, Langkahi saja siapa-siapa yang datang dan siapa-siapa yang pergi….!!
Akupun meneruskan perjalanan….
Ujar Suara itu….engkau telah melewati bahaya itu…!!
Maka kulihat KERAJAAN DUNIAWI seluruhnya dengan sekali pandang. Berseru pula Suara itu kepadaku..Lalui dan langkahi saja apa-apa yang berada di dalamnya, maka kesemuanya itu adalah KESENANGAN NAFSUMU dan IMPIAN-IMPIANnya.
Kemudian kulihat KERAJAAN LANGIT seluruhnya dengan sekali pandang.
Serunya pula : “ Lalui dan langkahi segala apa-apa yang ada di dalamnya..! maka kesemuanya itu adalah KESENANGAN AKAL BUDIMU dan rumahnya “.
Akupun melauinya…..
Kemudian aku melihat HIKMAT KEBIJAKSANAAN menyambut kedatanganku dan membuka pintu-pintu, dan dibalik pintu itu terdapat pintu-pintu lagi yang di dalamnya terdapat KHAZANAH. Dan, di dalam Khazanah itu berisi pula HARTA kekayaan, lalu akupun didatangi oleh AKAL, JIWA, ILMU dan MAKRIFAT, semuanya serempak mendatangiku…Plaass..Plaass..Plaass…!!
Suara itupun berkenan berkata kepadaku : Lalui saja kesemuanya itu… jangan berobah tujuanmu kepada-NYA…!! Engkau sudah menjalani sesuatu…!!
Lemparkan HIKMAT KEBIJAKSANAAN kepada orang-orang dan buatlah perjanjian dengan mereka, supaya mereka membangun gedung-gedung dan rumah-rumah dengannya. Inilah apa yang mereka tuju ( kesudahan yang diinginkan. Mereka menginginkan agar engkau BERCERAI BERAI. Tetap sajalah engkau berjalan menuju kepada-NYA…!! Dan kesemuanya itu tak layak bagimu untuk engkau tempati.
Akupun terus berjalan lagi…..
Kulihat orang-orang LALU LALANG dan mereka yang berjalan. Kulihat pula para ULAMA, para ZAHID dan para MUTTAQIN.

Lalu berkatalah Suara itu padaku…. ” Orang-orang yang lalu lalang akan sejurus dengan arah tujuannya, dan setiap pejalan seiring dengan lorong jalannya, dan sekali-kali tiadalah orang yang lalu lalang itu mengajakmu kecuali kepada MAQAM dan IQOMAHNYA. Maka bila engkau DITARIK oleh orang ALIM atau ULAMA, engkau akan diundang kepada ILMU PENGETAHUANNYA…!! Itu semua adalah LINTASANMU bukan tujuanmu, juga bukan tempatmu bertinggal.

Lalui saja dan jangan berhenti…!!
Akupun meruskan perjalanan lagi…..
Kulihat segala sesuatu, kulihat WAJAH dibalik WAJAHNYA, dan apa yang ada di balik ARTI dan MAKNA, kesemuanya menawarkan diri kepadaku dan berlomba-lomba menarikku dengan pelbagai usaha agar aku berpaling dari pada-Nya.
Suara itupun kembali berseru…!!: Segala sesuatu itu menawarkan diri melalui penglihatanmu yang memandang dan mengaitkan akan ARTI dan MAKNA dengan selera pengembaraanmu. WASPADALAH…dengan pandanganmu, jangan menengok kepada sesuatu agar mereka jemu dan menutup lesannya supaya tidak lagi menawarkan apa-apa kepadamu. Simpanlah kemauan kerasmu dari segala ARTI dan MAKNA, dan berhimpunlah kepada-NYA….!
Akupun menahan pandanganku dan menanggalkan kemauan kerasku…
Dengan nada gembira suara itupun berseru… “ SELAMAT DATANG ..!!
Terhadap hati hamba-NYA yang sunyi dari segala sesuatu “
Lalu Suara itupun berseru…. Engkau telah melewati Alam Semesta, dan sekarang tiba dalam PERJUMPAAN dengan sang Pencipta Alam Semesta.
Disaat itu aku mendengar Serunya…: KUN ( jadilah ) diusul pula oleh serunya..: Janganlah engkau berhenti di dalam Pesona KUN…!. Lalui…Lewati…!!
Walaupun KUN itu sumber dari pokok-pokok alam semesta, Jangan engkau dibawa-bawa hingga turun kebawah lagi dari MAQAMMU.
Akupun lalui KUN …dengan menggelontorkan ke AKUAN dan segala KENYATAAN ku…
Terdengar serunya… ” DIA lah yang DIA itu “ yang engkau tuju selama ini dengan KESENDIRIAN mu… tanpa segala ILMUmu, AMALmu, SIFATmu, bahkan MAKRIFATmu sekalipun,,,!! Karena semua yang NYATA itu TAK LAYAK bersanding di HADIRAT-NYA.
Kusahuti seru-Nya…Ya..MAULAYA..yang memfitrahkan daku untuk berdiri diantara kedua tanganMU, dan menatap dalam maqam HADIRAT-MU. Dan Nur-MU yang menjadi perisai untukku dari sambaran-sambaran perintah dan Larangan-MU.Tiba-tiba saja aku dikagetkan oleh lantunan suara MERDU suara-suara itu…
“ Yaa..Ayyatuhan Nafsul Mutma’innah, Irji’I ilaa Robbiqi raa diyatan Mardiyah, Fatkhulii fi Ibadih, Fakhulii Jannati “.

Mak…Jleggg…kakiku menapak dan tangankupun MENCENGKERAM bumi… Mataku terbelalak….nanar menatap sekeliling…..Rupanya…aku masih duduk bersila….Duh..Gusti….ternyata aku hanyalah seorang HAMBA….

BASMALLAH

MUKJIZAT ANGKA 19 DALAM AL-QUR’AN

Bilangan 19 adalah jumlah huruf yang terdapat pada kata ‘Basmallah’ setalh dilakukan penelitian ilmiah, maka didapatkan bilangan 19 adalah biilangan primer dalam system matematika, begitu juga ternyata Al-Qur’an membangun system matematikanya dengan bilangan tersebut, dengan arti lain bangunan matematika Al-Qur’an adalah kata ‘ Basmallah’ itu sendiri.
Kalau kita perhatikan angka 19 terdiri dari angka kecil dan angka besar, yaitu 1 bilangan terkecil, 9 merupakan bilangan terbesar dan karenanya angka 19 mewakili seluruh bilangan dalam system matematika, dan dibawah ini beberapa keistimewaan angka 19 sbb : MUKJIZAT ANGKA 19 DALAM AL-QUR’AN
Bilangan 19 adalah jumlah huruf yang terdapat pada kata ‘Basmallah’ setalh dilakukan penelitian ilmiah, maka didapatkan bilangan 19 adalah biilangan primer dalam system matematika, begitu juga ternyata Al-Qur’an membangun system matematikanya dengan bilangan tersebut, dengan arti lain bangunan matematika Al-Qur’an adalah kata ‘ Basmallah’ itu sendiri.
Kalau kita perhatikan angka 19 terdiri dari angka kecil dan angka besar, yaitu 1 bilangan terkecil, 9 merupakan bilangan terbesar dan karenanya angka 19 mewakili seluruh bilangan dalam system matematika, dan dibawah ini beberapa keistimewaan angka 19 sbb :
1. 19 x 1 = 19 ( 1 + 9 ) = 10 ( 1 + 0 ) = 1
2. 19 x 2 = 38 ( 3 + 8 ) = 11 ( 1 + 1 ) = 2
3. 19 x 3 = 57 ( 5 + 7 ) = 12 ( 1 + 2 ) = 3
4. 19 x 4 = 76 ( 7 + 6 ) = 13 ( 1 + 3 ) = 4
5. 19 x 5 = 95 ( 9 + 5 ) = 14 ( 1 + 4 ) = 5
6. 19 x 6 = 114 ( 1 + 1 + 4 ) = 6
7. 19 x 7 = 133 ( 1 + 3 + 3 ) = 7
8. 19 x 8 = 152 ( 1 + 5 + 2 ) = 8
9. 19 x 9 = 171 ( 1 + 7 + 1 ) = 9
10. 19 x 10 = 190 ( 1 + 9 + 0 ) = 1
11. 19 x 11 = 209 ( 2 + 0 + 9 ) = 2 .
Begitu seterusnya, dimulai dari angka 1 dan berakhir angka 9, kemudian berakhir pula pada angka 9,
Angka 19 adalah bilangan ‘Basmallah’ dan pertama kali yang turun dari Al-Qur’an adalah 19 kata, yaitu : Jumlah kata Surat Al-Alaq ( Iqro) dari ayat 1 sampai dengan ayat 5, kemudian urutan surat tersebut dalam Al-Qur’an adalah yang ke 19 , jika dihitung dari akhir Al-Qur’an, angka 19 dalam ‘ Basmallah ’ dapat juga diuraikan sbb :
Kata Ism, terulang dalam Al-Qur’an sebanak 19 kali ( 19 x 1 ).
Kata ALLAH, terulang dalam Al-Qur’an sebanyak 2698 kali ( 1 9 x 142 ).
Kata Rachman terulang dalam Al-Qur’an sebanyak 57 kali ( 19 x 3 ).
Kata Rachim terulang dalam Al-Qur’an sebanyak 114 kali ( 19 x 6 ).
Pengulangan kalimat-kalimat diatas sebanyak 152 kali ( 1 + 142 + 3 + 6 = 152).
Sedangkan, 152 adalah hasil dari 19 x 8,,,,,,,,,, sungguh menakjubkan !!!. .
Begitu seterusnya, dimulai dari angka 1 dan berakhir angka 9, kemudian berakhir pula pada angka 9,
Angka 19 adalah bilangan ‘Basmallah’ dan pertama kali yang turun dari Al-Qur’an adalah 19 kata, yaitu : Jumlah kata Surat Al-Alaq ( Iqro) dari ayat 1 sampai dengan ayat 5, kemudian urutan surat tersebut dalam Al-Qur’an adalah yang ke 19 , jika dihitung dari akhir Al-Qur’an, angka 19 dalam ‘ Basmallah ’ dapat juga diuraikan sbb :
Kata Ism, terulang dalam Al-Qur’an sebanak 19 kali ( 19 x 1 ).
Kata ALLAH, terulang dalam Al-Qur’an sebanyak 2698 kali ( 1 9 x 142 ).
Kata Rachman terulang dalam Al-Qur’an sebanyak 57 kali ( 19 x 3 ).
Kata Rachim terulang dalam Al-Qur’an sebanyak 114 kali ( 19 x 6 ).
Pengulangan kalimat-kalimat diatas sebanyak 152 kali ( 1 + 142 + 3 + 6 = 152).
Sedangkan, 152 adalah hasil dari 19 x 8,,,,,,,,,, sungguh menakjubkan !!!.

Nama wali

Nama Wali Songo
1.Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim
2.Sunan Ampel atau Raden Rahmat
3.Sunan Bonang atau Raden Makhdum Ibrahim
4.Sunan Drajat atau Raden Qasim
5.Sunan Kudus atau Jaffar Shadiq
6.Sunan Giri atau Raden Paku atau Ainul Yaqin
7.Sunan Kalijaga atau Raden Said
8.Sunan Muria atau Raden Umar Said
9.Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah

Sabtu, 30 April 2016

Jika kaya yg berkuasa

Jika si kaya yang menggenggam dunia,mngkinkah si miskin yg memeluk surga

Manusia hidup untuk mewujudkan segala mimpinya, menggantungkannya setinggi langit dan berharap suatu hari ketika ia dapat memetik mimpi yang pernah ia gantungkan..

Tapi, apakah itu berlaku untuk orang miskin?
Jangankan untuk meraih mimpi yang menjulang sangat tinggi,untuk sekedar berdiri dan berjalan pun masih tertatih – tatih , karena dipunggungnya dibebani setumpuk beban berat..
Lihat apa yang ada disekeliling kita,mengapa tidak pernah habis mata kita melihat sesosok kelaparan, tidak terurus,penuh beban, dan ada begitu banyak air mata yang hanya bisa tertahan dan tidak ada waktu lagi untuk sekedar meneteskannya, meratapi nasib yang dihadapi..

Mengapa tuhan tidak menciptakan manusia dengan keadaan materi yang sama?

Bukankah setiap orang lahir ke dunia dengan rezeki yang telah tuhan tentukan dari sejak ruh nya ditiupkan saat dia masih dalam kandungan, lalu mengapa harus “berbeda”
Mengapa ada si kaya dan si miskin??
Apakah tuhan membedakan semua makhluknya ?

Bukankah tuhan maha adil? Bukankah tuhan maha kaya, lalu mengapa msh ada yang harus meregang nyawa hanya karena lapar
Apakah tuhan tidak menyayangi semua makhluknya sama rata??

JELAS TIDAK!!
Cinta abadi jelas cinta tuhan pada makhluknya, pada ciptaannya
Tuhan lebih mengetahui bagaimana cara nya membuat kita bahagia, tuhan memiliki banyak cara yang “Unik” untuk mencintai makhluknya
Lihat Negara yang sedang kita tapaki saat ini, betapa setiap penjurunya penuh dengan orang miskin. Anak kecil yang harus kehilangan masa kecilnya hanya untuk mencari rupiah, begitu juga banyak seorang yang sudah jompo masih harus tertatih – tatih mencari pundi pundi rupiah.

Apa yang mereka inginkan hingga mereka begitu bersiteguh ingin menaklukan hari demi rupiah?? Apa mereka ingin membeli mobil ? ingin mengumpulkan uang untuk berlibur ? ingin sekedar menyempurnakan diri disalon? Ingin membeli ini itu atau apa ???

Tentu BUKAN!!
Mereka setiap hari meneteskan keringat, melawan terik matahari, menghirup debu jalanan, hanya untuk memasukan seonggok nasi ke perutnya yang tak lagi bisa diajak kompromi, hanya itu tujuannya..

Hanya untuk menyambung hidupnya mereka harus sekeras itu bertarung dengan dunia, sungguh sangat ironi!! Sementara ditempat lain, ada banyak perut buncit kekenyangan dengan uang haram yang mereka telan, hasil dari memakan uang yang bukan hak nya.mereka nafkahkan kepada keluarganya dan membentuk anak2nya dengan segala kenyamanan yang berlebihan
Mengapa tuhan harus menciptakan mereka seperti itu ??

Tuhan begitu menyayangi makhluknya, tuhan ingin kita menjadi manusia yang bisa lulus dari semua ujiannya
Tuhan menguji manusia dengan kekayaannya, atau dengan kemiskinannya

Lihat ketika seorang miskin menukar cucuran keringatnya dengan rupiah yang tak seberapa, dia akan begitu sangat bersyukur, mengapa?? Karena untuk mendapatkannya itu bukan hal yang mudah seperti membalikan telapak tangan

Tapi lihat ketika seorang kaya mendapatkan rupiah yang jauh lebih banyak, apakah mereka akan bersyukur?? Atau tetap yang pertama terucap dalam doanya adalah meminta??

Untuk mereka uang pecahan kecil hanyalah recehan yang tak ada artinya, karena mreka merasa sanggup mndapatkan yang lebih dari itu

Tuhan menguji si miskin dengan kesabarannya, bagaimana mereka tetap bersyukur dengan yang mereka miliki
Sementara tuhan akan meminta pertanggungjawaban atas setiap harta yang dimiliki si kaya, karena diantara harta mereka, ada bagian fakir miskin dan anak yatim

Lihat mengapa tuhan menciptakan orang cacat, padahal tuhan bisa menciptakan manusia begitu sempurna. itu karena tuhan ingin kita yang diciptakan sempurna itu tetap bersyukur, maka jangan pernah meremehkan atau memandang sebelah mata mereka yang kurang sempurna itu. Karena mereka lah yang terpilih oleh tuhan untuk mengingatkan kita, dan mereka sanggup menerima cobaan seperti itu, artinya kemampuannya melebihi kita
Lihat mengapa seorang anak yang terlahir di keluarga miskin tidak bisa mewujudkan mimpinya, mengapa??
mengapa seorang yang pintar hanya karena dia tidak memiliki uang dia tidak bisa merubah nasibnya. Mengapa mereka dengan kemampuan yang lebih rendah bisa sekolah setinggi mungkin,menjadi dokter, politikus, ekonom, designer, apa semua hanya karena uang ??
apa kekayaan dan nasib itu menjadi satu unsur genetic yang diturunkan??benarkah hanya anak dari keluarga kaya yang bisa mewujudkan mimpinya, apakah hanya mereka yang bisa merasakan kenyamanan dunia?lalu mengapa tuhan membiarkan hal itu?

KARENA DUNIA INI SEMENTARA!!kehidupan yang kekal itu adalah setelah kita mati,dan bukan dengan kekayaan kenyamanan didapatkan disana..
Kenapa msh banyak orang yang tidur dijalanan, tidak merasakan nyamannya tempat tidur, tidak ada atap yang melindungi dari terik matahari, derasnya hujan, dan semua itu mengapa harus terjadi ??
Ini adalah tugas kita, tugas manusia yang sesungguhnya, tugas manusia yang memang benar manusia, yang dilengkapi akal pikiran juga perasaan
Mereka memang tidak lahir dari rahim yang sama, tapi mereka tetap saudara kita

Apakah tidak teriris hati kita saat melihat seusia kakek nenek yang masih bekerja, apakah tidak berontak jiwa kalian melihat anak – anak kecil yang harus dijalanan, apakah tidak menetes butiran air mata kalian dengan apa yang terjadi pada saudara kita itu..bukankah dari harta yang kita miliki itu ada bagian milik mereka.

Saat ini bersyukurlah atas apa yang kita miliki, memiliki harta memang bisa menaklukan dunia, segalanya di dunia bisa dibeli dengan uang, tapi tidak untuk akhirat
Belum tentu kita mampu diuji seperti saudara kita, jangan hanya sekedar terharu,jangan hanya mengunggu untuk menjadi kaya lalu memberi, tapi cobalah berbagi dari apa yang kita punya, semampu kita, sebisa kita, kecil menurut kita akan menjadi sangat berguna dari pada tidak sama sekali..
Semoga kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan mereka yang terasing didunia yang keras ini, akan menjadi bkal mendapatkan kebahagiaan yang dikehidupan yang kekal kelak

Doaku hari ini
Ya allah, aku ingin menjadi berguna disetiap sisa usia yang entah kapan akan berakhir
Ya allah, izinkan aku menjadi perantaramu untuk membuat mereka yang hidup dalam kesusahan menjadi lebih mudah, membuat mereka yang kelaparan bisa menjadi kenyang, membuat mereka menjadi memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan ilmu..
Amien

Segeralah berbuat lebih untuk orang – orang disekitar kita

Senin, 12 Oktober 2015

Amanbaron

Let's video chat and text on imo! Get the free app www2.imovideochat.com

Senin, 25 Mei 2015

Fadhilah ilmu

Fadilahe ilmu di banding bondho
(miturut khalifah Ali ra)
1. Ilmu iku warisane poro nabi ,
lalek bondho iku warisane firaun,qorun lan
liyo liane
2. Ilmu iso njogo marang wong kang seng
dewe ilmu
Lalek bondho di jogo karo wong seng duwe
bondho
3. Uwong seng duwe ilmu akeh kancane ,
Wong seng akeh bondhone akeh musue
(lawan)
4. Ilmu lek di amalne utowo di kek ne
marang wong bakal nambah ,
Bondho lek di kek ne wong bakal kalong /
sudo
5. Wong seng berilmu sering di wastani tiang
ingkang alim,ulama lan lio liane ,
Sedangkan wong akeh bandane di wastani
wong bekhil,kikil,pelit lan liyo liane
6. Tiang ingkang gadah ilmu bakal intuk
syafaat ing dino kiamat ,
Sedangkan wong duwe bondho bakal di
jaluki pertanggung jawabpan ono ing dino
kiamat
7. Ilmu umpomo di simpen ora bakal entek ,
Bondho lek di simpen bakal rusak ,muspro
8. ILmu ora usah di jogo soko wong jahat /
jahil ,
Sedangkan bondho kudu di jogo soko wong
seng jahat
9. Ilmu iku ora butuh panggonan ,
Sementara bondho butuhne papan
panggonan
10. Ilmu biso madangi ati dadi padang lan
ayem tentrem ,
Sedangkan bondho iso dadek ake atine atos
Mugi-mugi sagetto manfaati.....

Syukur

pas aku pengen urip sugih,
aku lali yen urip yaiku kesugihan.
pas aku wedi menehi,
aku lali yen kabeh sing tak duweni yaiku
paweweh.
pas aku pengen dadi sing paling kuwat,
aku lali yen jero KELEMAHAN, Allah menehi
aku kekuwatan.
pas aku wedi tuna (rugi),
aku lali yen uripku yaiku siji KEUNTUNGAN.
urip iki bangeta becik nek
NYUKURI apa sing wis ono.
ono kalane sing becik dudu sing paling
becik,
sing SAMPURNA ora dadek ake KABAGYAN.
nanging pas awake dhewe bisa lan gelem
nrima kabeh kekurangan lan kaluwihan...zo
kuwi KABAGYAN
=> elmu, budi, elingan, pamikir, bondho,
kesugihan, kayon, kelinuwihan, keahlian,
kaluwihan, kewibawaan, kemuliaan,
kalungguhan,pangkat lan drajat, kabeh kuwi
mung titipan sakwetoro saking Allah SWT,
sak wayah-wayah iku kabeh bakale balik/
di jiphuk ing ngarsane gustine
mulo mangkunu mumpung dereng di jaluk /
di cabut titipanipun, monggo kito tanjak
aken sedoyo wau kanthi sak sae-saenipun,
amargi sedayanipun bakal dipun suwuni
tanggel jawab ono ing ngarsane gusti Allah
Subhanahua Ta'ala

NGAJI IKU PENTING

NGAJI IKU PENTING
OJO
SENG PENTING NGAJI
Seng sopo wonge
ngambah dalan tumuju ono
ing salah suwijine
panggonan tumrape golek
ilmu terutama ilmu agomo
islam ,moko gusti Allah
bakal gampangake dalane
wong iku mau menyang
suwargo...
=> Kanjeng nabi wes
ngendiko ono hadist kanti
cetho:
Nuntut ilmu wajib hukume
wiwit cilik nganti sedo,
gak pandang sugih gagah
enom lan tuo mumpung
urip podho ngajio
YEN NGAKU SANTRI WIS
SAKMESTINE KUDU NGAJI
YEN WES OLEH ILMU
SENAJAN SITIK ZO DI
LAKONI
MUMPUNG ISIH ONO KYAI DI
TLATENI GONE NGAJI
MERGO IKU MBESOK
SANGUNE MATI.......
"Ngelmu iku kelakone
kanthi laku, Senajan akeh
ngelmune lamun ora di
tangkarake lan ora
digunakake, ngelmu iku
tanpho guno".
Amergo Ilmu uripmu maju
,Tanpho ilmu uripmu kliru ,
Mulyane menungso ora
mergo Bondho dunyo ,
Nanging ISLAM ILMU IMAN
AGOMO
NB: KABEH ILMU KUDU DI
AMALI , LAN KABEH AMAL
KUDU DI ILMONI

Rabu, 22 April 2015

Selasa, 21 April 2015

Ngelmu.angel nek durung ketemu

ﺃَﺧِﻲ ﻟَﻦْ ﺗَﻨَﺎﻝَ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﺇِﻻَّ ﺑِﺴِﺘَّﺔٍ ﺳَﺄُﻧْﺒِﻴْﻚَ ﻋَﻦْ ﺗَﻔْﺼِﻴْﻠِﻬَﺎ ﺑِﺒَﻴَﺎﻥٍ:
ﺫَﻛَﺎﺀٌ ﻭَﺣِﺮْﺹٌ ﻭَﺍﺟْﺘِﻬَﺎﺩٌ ﻭَﺩِﺭْﻫَﻢٌ ﻭَﺻُﺤْﺒَﺔُ ﺃُﺳْﺘَﺎﺫٍ ﻭَﻃُﻮْﻝُ ﺯَﻣَﺎﻥٍ
Saudaraku! Kamu tidak akan
mendapatkan ilmu,
kecuali dengan enam perkara,
akan aku beritahukan perinciannya
dengan jelas :
1. Kecerdasan – ﺫَﻛَﺎﺀٌ
2. Kethoma’an (terhadap ilmu) – ﺣِﺮْﺹٌ
3. Kesungguhan – ﺍﺟْﺘِﻬَﺎﺩٌ
4. Harta benda (bekal) – ﺩِﺭْﻫَﻢٌ
5. Mempergauli guru – ﺻُﺤْﺒَﺔُ ﺃُﺳْﺘَﺎﺫٍ
6. Waktu yang panjang. ﻃُﻮْﻝُ ﺯَﻣَﺎﻥٍ

Sabtu, 18 April 2015

Puji pujian


Sifate Alloh kang moho Agung
Sifate Alloh kang mo
5.Puji-pujian lahir Nabi
(magrib)
ﺍَﻟﻠّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ ، ﻳَﺎﺭَﺏِّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ
Gusti kanjeng nabi, lahire ono ing mekkah..,
dinten isnen tanggal rolas tahun gajah..,
ingkang ibu asmane siti aminah ..,
ingkang romo asman sayyid Ngabdulloh.
5.a.Puji-pujian kehususan Nabi
(habis wiridan solat)
ﻟَﻢْ ﻳَﺤْﺘَﻠِﻢْ ﻗَﻂُّ ﻃَﻪَ ﻣُﻄْﻠَﻘًﺎ ﺃَﺑَﺪَﺍ
Kanjeng Nabi Muhammad ora tahu ingimpi olo
ﻭَﻣَﺎ ﺗَﺜَﺎﺋَـﺐَ ﺃَﺻْﻼً ﻓِﻰْ ﻣَﺪَﻯ ﺍﻟﺰَّﻣَﻦِ
Lan ugo o-ra tahu angob sa’lawase mongso
ﻣِﻨْﻪُ ﺍﻟﺪَّﻭَﺍﺏُ ﻓَﻠَﻢْ ﺗَﻬْﺮَﺏْ ﻭَﻣَﺎ ﻭَﻗَﻌَﺖْ
Gegremetan ora podo mlayu maring njeng
nabi
ﺫُﺑَﺎﺑَﺔٌ ﺃَﺑَﺪًﺍﻓِﻰ ﺟِﺴْﻤِﻪِ ﺍﻟْﺤَﺴَﻦِ
Saking baguse badan laler menclok ora wani
ﺑِﺨَﻠْﻔِﻪِ ﻛَﺄَﻣَﺎﻡٍ ﺭُﺅْﻳَﺔً ﺛَﺒَﺘَﺎ
Podo wae priksaan mburi karo ngarepan
ﻭَﻟَﺎﻳُﺮَﻯ ﺃَﺛْﺮُﺑَﻮْﻝٍ ﻣِﻨْﻪُ ﻓِﻲْ ﻋَﻠَﻦِ
Lan ora ono labete uyuh ingda-lem klahiran
ﻭَﻗَﻠْﺒُﻪُ ﻟَﻢْ ﻳَﻨَﻢْ ﻭَﺍﻟْﻌَﻴْﻦُ ﻗَﺪْ ﻧَﻌَﺴَﺖْ
Lan penggalihe ora sa-re tapi peningale
ﻭَﻟَﺎﻳُﺮَﻯ ﻇِﻠُّﻪُ ﻓِﻰ ﺍﻟﺸَّﻤْﺲِ ﺫُﻭْﻓَﻄَﻦِ
Lan lamon pepanasan tanpo o-no layange
ﻛَﺘْﻔَﺎﻩُ ﻗَﺪْ ﻋَﻠَﺘَﺎ ﻗَﻮْﻣًﺎ ﺇِﺫَﺍﺟَﻠَﺴُﻮْﺍ
Lan pundak lorone ngunggu-li wong le-
lenggahan
ﻋِﻨْﺪَﺍﻟْﻮِﻻَ ﺩَﺓِ ﺻِﻒْ ﻳَﺎ ﺫَﺍﺑِﻤُﺤْﺘَﺘَﻦِ
Lan naliko den putro-a-ken wus den sunati
ﻫَﺬِﻩ ﺍﻟَﺨَﺼَﺎﺋِﺺُ ﻓَﺎﺣْﻔَﻈْﻬَﺎ ﺗَﻜُﻦْ ﺃَﻣِﻦَ
Iki khosi-at rolas ayo podo den apalno
ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّﻧَﺎﺭٍ ﻭَﺳُﺮَﻕٍ ﻭَﻣِﻦْ ﻣِﺤَﻦِ
Supoyo sla-met soko geni maling lan cubo
6.Puji-pujian solat jamaah
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ ، ﻳَﺎﺭَﺏِّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ
Sing sopo wonge ora gelem jamangah solat,
mengko ora ulih pitulikur drajat.
He poro konco podo sregep jamangah
solat, (mengko bakal ulih pitulikur drajat)
6.a.Puji-Pujian Ngajjilu
(‘Isya)
ﻋَﺠِّﻠُﻮْﺍ .. ﻋَﺠِّﻠُﻮْﺍ .. ﺑِﺎﻟﺼَّﻼَﺓِ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟْﻔَﻮْﺕ
ﻭَﻋَﺠِّﻠُﻮْﺍ ..ﻭَﻋَﺠِّﻠُﻮْﺍ .. ﺑِﺎﻟﺘَّﻮْﺑَﺔِ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕ
Age age ayo Sholat.. mumpung durung ente'k
wektune..
Age age ayo Taubat.. mumpung durung
ke'tekan patine..
7.Puji-pujian ketika azdan
(Magrib)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ ، ﻳَﺎﺭَﺏِّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ
He sedulur sa uwise ono azdan
ojo podo katungkul omong-omongan,
enggal enggal podo wudu terus dandan,
mlebu mesjid lakonono kesunatan,
solat sunat ojo nganti ketinggalan
nunggu imam sinambi puji-pujian,
imam teko dikomati terus sembayang,
bar sembayang ojogiri bubar durung wiridan.
8.Puji-pujian sahabat nabi
diwulang Ngaji
(magrib)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ..، ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎﻭَﻣَﻮْﻟَﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ
Abu bakar sohabat nabi
Umar usman sayyidina ngali .
Poro putro diwulang ngaji yen mboten saged
pasrah pak kyai
Ngaji qur’an, kitab, berzanji yen mboten
saged tentune rugi..
Rugi ndunyo ora dadi opo rugi akherat bakal
ciliko
Ono ing kubur bakal disikso
Mungkar nakir kang bakal nyikso…
9.Puji-pujian sahabat Ngaji awit
cilik
(Isya)
ﻋِﺒَﺎﺩَﺍﻟﻠَّﻪْ .. ﺭِﺟَﺎﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪْ .. ﺃَﻏِﻴْﺜُﻨَﺎ ﻟِﺄَﺟْﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
ﻭَﻛُﻨُﻮْﺍ ﻋَﻮْﻧَﻨَﺎﻟِﻠَّﻪْ ..ﻋَﺴَﻰ ﻧَﺤْﻈَﻰ ﺑِﺄَﺟْﻞِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
Wiwit cilik diwulang ngaji
Besuk gede dadi wong aji
Ngaji iku okeh ragade
Ojo eman marang sangune
Bocah cilik ayo podo ngaji
Besuk gede supoyo ngerti
Ngaji iku suwe mangsane
Ojo wegah marang angele
Senejan angel koyo ngopo
Suwe suwe mesti biso
Ayo konco neng madrasah
Papan ngaji Bocah –bocah
Ojo ngaji semoyo tuwo
Durung karuan umurmu dowo
Ojo ngaji sumoyo sugih
During sugih nyowo wis mulih
10.Puji-pujian Sayyidul istighfar
(ashar)
ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺭَﺑِّﻰْ .. ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺧَﻠَﻘْﺘَﻨِﻲْ ﻭَﺍَﻧَﺎ ﻋَﺒْﺪُﻙَ ﻭَﺍَﻧَﺎ
ﻋَﻠَﻰ ﻋَﻬْﺪِﻙَ..ﻭَﻭَﻋْﺪِﻙَ ﻣَﺎ ﺍﺳْﺘَﻄَﻌْﺖُ ﺃَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّﻣَﺎ ﺻَﻨَﻌْﺖُ ﺃَﺑُﺆُ
ﻟَﻚَ ﺑِﻨِﻌْﻤَﺘِﻚَ ﻋَﻠَﻲَّ ﻭَﺃَﺑُﺆُﺑِﺬَﻧْﺒِﻲْ ﻓَﺎﻏْﻔِﺮْﻟِﻲْ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻻَ ﻳَﻐْﻔِﺮُ ﺍﻟﺬُّﻧُﻮْﺏَ ﺇِﻻَّ
ﺃَﻧْﺖَ .
11.Puji-Pujian Istighfar Minkulli
Zdambi
ﺍَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﺍﻟﻠّﻪَ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢْ .. ، ﻣِﻦْ ﻛُﻞِّ ﺫَﻧْﺐِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢْ
ﻻَ ﻳَﻐْﻔِﺮُ ﺍﻟﺬُّﻧُﻮْﺏَ ﺇِﻻَّ ﺭَﺏُّ ﺍﻟْﻌﺎَ ﻟَﻤِﻴْﻦ
12.Puji-Pujian Istighfar Mugi
Muwuhi Rohmat
(cocok subuh)
ﺍَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﺍﻟﻠَّﻪَ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢْ .. ﺍَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﺍﻟﻠَّﻪَ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢْ ..
ﺍَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﺍﻟﻠَّﻪَ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢْ ﺍِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻏَﻔُﻮﺭٌ ﺭَﺣِﻴﻢْ
Gusti alloh kulo nyuwun ngapuro 2x
Sekathahe duso kulo
Duso agung kelawan ingkang alit
Mboten wonten ingkang saged ngapuro 2x
Sanesipun Tuhan kang moho agung
Kang ngratoni sekathahe poro ratu
Nggih meniko Alloh asmane 2x
Kang kagungan sifat Rohman
Kang kagungan sifat Rokhim
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ.. ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ..
ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَّ ﻋَﻠﻰَ ﺁﻟِﻪِ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ
Gusti Alloh mugi muwuhi Rohmat 2x
Dumateng kanjeng nabi Muhammad
Soho dateng kawulo warganipun
ﻻَ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻻَ ﻗُﻮَّﺓَ .. ﻻَ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻻَ ﻗُﻮَّﺓَ
ﻻَ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻻَ ﻗُﻮَّﺓَ ..ﺇِﻻَّ ﺑِﺎ ﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟْﻌَﻠِﻲِّ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢْ
ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪْ .. ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪْ ..
ﻣُﺤَﻤَّﺪٌ ﺭَّﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪْ.. ﺻَﻞَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢْ
13.Puji-pujian istighfar robbal
baroya
(cocok di subuh)
ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﺍﻟﻠَّﻪْ .. ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﺒَﺮَﺍﻳَﺎ
ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﺍﻟﻠَّﻪْ.. ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﻄَﺎﻳَﺎ
ﺭَﺑّـِﻲْ ﺯِﺩْﻧِﻲْ ﻋِﻠْﻤًﺎ ﻧَﺎﻓِﻌَﺎ ..
ﻭَﻭَﺍﻓِﻘْﻨِﻲْ ﻋَﻤَﻼً ﺻَﺎﻟِﺤَﺎ ..
ﻭَﺃَﻏْﻨِﻲْ ﺭِﺯْﻗًﺎ ﺣَﻠَﻼَ..
ﻭَﺃﻛْﺘُﺐْ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﺗَﻮْﺑَﺔً ﻧَﺼُﻮْﺣَﺎ ..
ﻭَﺃﻛْﺘُﺐْ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﺗَﻮْﺑَﺔً ﻧَﺼُﻮْﺣَﺎ ..
ﻳَﺎﺣَﻨَّﺎﻥُ ﻳَﺎﻣَﻨَّﺎﻥُ ﻳَﺎﺩَﻳَّﺎﻥُ ﻳَﺎﺳُﻠْﻄَﺎﻥْ
14.Puji-Pujian Istighfar Masayikhina
ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْﻟَﻨَﺎ ﺫُﻧُﻮْﺑَﻨَﺎ ﻭَﻟِﻮَﺍﻟِﺪِﻧَﺎ ﻭَ ﻟِﻤَﺸَﺎ ﻳِﻴْﺤِﻨَﺎ ﻭَﻟِﺠَﻤﻴْﻊِ
ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴْﻦ ﻭَﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤَﺎﺕْ
Duh gusti kulo nyuwun ngapuro
Sekathahe duso kulo…
Lan dosane tiang sepah kalih kulo
Lan dosane guru(guru) kulo
Lan dosane tiang islam lanang wadon
Lan dosane mukmin lanang lan mukmin
wadon
15.Puji-Pujian Istighfar Robbana
Zdolamna
ﺭَﺑَّﻨَﺎﻳَﺎ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ..، ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻇَﻠَﻤْﻨَﺎ ﺃَﻧْﻔُﺴَﻨَﺎ
ﻭَﺇِﻥْ ﻟَﻢْ ﺗَﻐْﻔِﺮْ ﻟَﻨَﺎ ... ﻭَﺗَﺮْﺣَﻤْﻨَﺎ ﻟَﻨَﻜُﻮﻧَﻨَّﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺨَﺎﺳِﺮِﻳﻦْ
16.Puji-Pujian Istighfar
Allohhummaghfirli
(Isya)
ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟِﻲْ ﺫُ ﻧُﻮْﺑِﻲْ ﻭَﻟِﻮَﺍﻟِﺪﻱَّ
ﻭَﺍﺭْ ﺣَﻤْﻬُﻤَﺎ .. ﻭَﺍﺭْ ﺣَﻤْﻬُﻤَﺎ .. ﻛَﻤَﺎ ﺭَﺑَﻴَﺎﻧِﻲْ ﺻَﻐِﻴْﺮَﺍ
Ya Alloh kulo nyuwun ngapuro
Sekathahe duso kulo…
Lan dosane bapak ibu kulo
Ugi umat islam sedoyo 2x
17.Puji-Pujian Istighfar Khayul
Qoyyumu
(‘Asar/magrib/Isya)
ﺍَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﺍﻟﻠَّﻪَ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢْ .. ﺃَﻟَّﺬِﻱ ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ .. . ﺇِﻻَّ ﻫُﻮَﺍﻟْﺤَﻲُّ ﺍﻟْﻘَﻴُّﻮْﻡُ.
. ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ
18.Puji-Pujian Istighfar Ya Khayyu
yaQoyyumu
(‘Asar/subuh)
ﻳَﺎ ﺣَﻲُّ ﻳَﺎ ﻗَﻴُّﻮﻡْ .. ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ
ﻳَﺎ ﺣَﻲُّ ﻳَﺎ ﻗَﻴُّﻮﻡْ .. ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ
ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺇِﻧِّﻲْ .. ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺇِﻧِّﻲْ ﻛُﻨْﺖُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻈّﺎَﻟِﻤِﻴﻦْ
19.Puji-Pujian Istighfar Asyhadu
alla
(waktu sahur)
ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَﺇﻟَﻪَ ﺇِﻻَّﺍﻟﻠَّﻪْ ... ﺍَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﺍﻟﻠَّﻪ .. ﺃَﺳْﺄَﻟُﻚَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ -
ﻭَﺃَﻋُﻮْﺫُﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭْ .. ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺇِﻧَّﻚَ ﻋَﻔُﻮٌّ. .
ﺗُﺤِﺐُّ ﺍﻟْﻌَﻔْﻮَ ﻓَﺎﻋْﻒُ ﻋَﻨِّﻲْ ..
20.Puji-Pujian Istighfar Afuwwun
Karim
(maghrib)
ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺇِﻧَّﻚَ ﻋَﻔُﻮٌّ ﻛَﺮِﻳﻢْ . .
ﺗُﺤِﺐُّ ﺍﻟْﻌَﻔْﻮَ ﻓَﺎﻋْﻒُ ﻋَﻨِّﻲْ ﻳَﺎ ﻛَﺮِﻳﻢْ ..
Duh gusti alloh kulo nyuwun dipun ngapunten
Sekathahe duso kulo enjang sonten
Menawi mboten ya Alloh dipun ngapunten
Ingkang bade paring maghfiroh puniko
sinten
21.Puji-Pujian Istighfar
Birohmatikal Wasinga
(subuh)
ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﻳَﺎ .. ﺃَﺭْﺣَﻢَ ﺍﻟﺮَّﺍﺣِﻤِﻴﻦْ .. ﺇِ ﺭْﺣَﻤْﻨَﺎ ..
ﺑِﺮَﺣْﻤَﺘِﻚَ ﺍﻟْﻮَﺍﺳِﻌَﺔْ ..ﻳَﺎ ﺣَﻲُّ ﻳَﺎ ﻗَﻴُّﻮﻡْ .. ﻳَﺎﻏَﻔَّﺎﺭﺍﻟﺬُّﻧُﻮﺏْ ..
ﻳَﺎﺫَﺍ ﺍﻟْﺠَﻼﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄِﻛْﺮَﺍﻡْ .. ﺁﻣِﺘْﻨَﺎ ﻋَﻠﻰ ﺍﻟﺪِّﻳْﻦِ ﺍﻟْﺈِﺳْﻼَﻡْ
22.Puji-Pujian Istighfar Subhanaka
Inni
(subuh)
ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ .. ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺇِ ﻧِّﻲْ .. ﻛُﻨْﺖُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻈَّﺎﻟِﻤِﻴﻦْ
23.Puji-Pujian Khusnul Khotimah
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ... ﻣُﺤَﻤَّﺪْ ﺷَﺎﻓِـﻊِ ﺍﻟْﺂ ﻧَﺎﻡْ
ﻭَﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ... ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ ﺩَﻭَﺍﻡْ
ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪْ ...ﺃَﻟْﻤَﻠِﻚُ ﺍﻟْﺤَﻖُّ ﺍﻟْﻤُﺒِﻴﻦْ
ﻣُﺤَﻤَّﺪٌ ﺭَﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ... ﺻَﺎﺩِﻕُ ﺍﻟْﻮَﻋْﺪِ ﺍﻟْﺂﻣِﻴﻦْ
Ya Alloh kulo nyuwun umur panjang ingkang
berkah
Ya Alloh i kulo nyuwun benjang pejah husnul
khotimah
24.Puji-Pujian Anta Salam
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟﺴَّﻠَﺎﻡْ ، ﻭَﻣِﻨْﻚَ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡْ ، ﻭَﺇِﻟَﻴْﻚَ ﻳَﻌُﻮْﺩُ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡْ ،
ﻓَﺤَﻴِّﻨَﺎ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺑِﺎﻟﺴَّﻼَﻡْ ،ﻭَﺃَﺩْﺧِﻠْﻨَﺎ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ ﺩَﺍﺭَﺍﻟﺴَّﻼَﻡْ
25.Puji-pujian Sapu Jagat
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺁﺗِﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴﺎ ﺣَﺴَﻨَﺔْ ﻭَﻓِﻲ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﺣَﺴَﻨﺔً ﻭَّ ﻗِﻨَﺎ ﻋَﺬَﺍﺏَ
ﺍﻟﻨَّﺎﺭْ
Duh gusti Duh gusti paring rohmat
kesahenan
kesahenan wonten ing dunyo
Keslametan wonten akherat.. [ubd]
26.Puji-pujian Njaluk udan
(Maghrib saat kemarau)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺃَﺳْﻘِﻨَﺎ ﻏَﻴْﺜَﺎ ﻣُﻐِﻴْﺜَﺎ ﻭَﻻَ ﺗَﺠْﻌَﻠْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻘَﺎﻧِﻄِﻴﻦْ
Duh gusti Alloh mugi nyiram kulo
Kelawan udan ingkang nylametaken
ﺇِﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻭﺍ ﺭَﺑَّﻜُﻢْ ﺇِﻧَّﻪُ ﻛَﺎﻥَ ﻏَﻔَّﺎﺭﺍَ
ﻳُﺮْﺳِﻞِ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻣِﺪْﺭَﺍﺭﺍَ
ﻭَﻳُﻤْﺪِﺩْﻛُﻢْ ﺑِﺄَﻣْﻮَﺍﻝٍ ﻭَّﺑَﻨِﻴﻦَ ﻭَﻳَﺠْﻌَﻞْ ﻟَﻜُﻢْ ﺟَﻨَّﺎﺕٍ ﻭَّﻳَﺠْﻌَﻞْ ﻟَﻜُﻢْ ﺃَﻧْﻬَﺎﺭﺍَ
ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﺁﺗِﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴﺎ ﺣَﺴَﻨﺔْ ﻭَﻓِﻲ ﺍﻵﺧِﺮَﺓِ ﺣَﺴَﻨﺔً ﻭَّﻗِﻨَﺎ ﻋَﺬَﺍﺏَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭْ
27.Puji-pujian Tauhid
(Isya)
ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪْ .. ﻫُﻮَ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺧَﺎﻟِﻖُ ﺍﻟْﻌِﺒَﺎﺩْ..
ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻌَﺪَﺍﻡْ ﻭَﺇِﻟﻰَ ﺍﻟْﻮُﺟُﻮﺩْ .. ﺛُﻢَّ ﺍﻟْﻌَﺪَﺍﻡْ ﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟْﻮُﺟُﻮﺩْ
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻃَﻪَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻳَﺲ ~ ﺣَﺒِﻴْﺐِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
Aku biyen ora ono
Lan Saiki dadi ono
Besok meneh ora ono
Podho bali maring Rahmatulloh
Ayo-ayo podho ngibadah
Mumpung isih ono uripe
Badan siji digowo mati
Ojo koyo kebo sapi
Luwih eco luwih Mulyo
Rasane wong ning suwargo
widodari Patang puluh loro
Kasur babut mendhut-mendut
Kursi gading ranjang kencono
Klambu sutro ditetes Inten
Cawisane wong kang bekti
Maring pengeran kang Moho suci
Luwih loro luwih susah
Rasane wong ning neroko
Klabang geni Ulo geni
Rantai geni Godho geni
Cawisane wong kang dosa
Gumampang dawuh pengeran
Ojo gumampang
Tinggal sembahyang
Ono tangis Kelayu-layu
Tangise wong wedi mati
Digedongono dikuncenono
Wong mati mongso wurungo
28.Puji-pujian Rojab jelang
Romadhon-1
(‘Asar)
ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺑَﺎﺭِﻙْ ﻟَﻨَﺎ ﻓِﻰ ﺭَﺟَﺐَ ﻭَﺷَﻌْﺒَﺎﻥَ ..
ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺑَﺎﺭِﻙْ ﻟَﻨَﺎ ﻓِﻰ ﺭَﺟَﺐَ ﻭَﺷَﻌْﺒَﺎﻥَ ..
ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺑَﺎﺭِﻙْ ﻟَﻨَﺎ ﻭَﺑَﻠِّـﻐْﻨَﺎ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ
ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺑَﺎﺭِﻙْ ﻟَﻨَﺎ ﻭَﺑَﻠِّـﻐْﻨَﺎ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ
Yalloh gusti kito nyuwun berkahipun wulan
rojab
Yalloh gusti kito nyuwun berkahipun wulan
sa’ban
Yalloh gusti kito nyuwun berkahipun wulan
romadhon
Yalloh gusti kito nyuwun menangi wulan
romadhon
29.Puji-pujian Romadhon-2
(Isya-tarwih)
ﻣَﺮْﺣَﺒًﺎ ﻳَﺎﺷَﻬْﺮُ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥْ .. ﻣَﺮْﺣَﺒًﺎ ﺷَﻬْﺮُ ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡِ
ﻣَﺮْﺣَﺒًﺎ ﺷَﻬْﺮُﺍﻟْﻌِﺒَﺎﺩَﺓْ .. ﻣَﺮْﺣَﺒًﺎﻳَﺎ ﺧَﻴْﺮَ ﺧَﻠْﻖِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
ﻋَﺎﻟِﻢُ ﺳِﺮٍّ ﻭَّﺃَﺧْﻔَﻰ .. ﻣُﺴْﺘَﺠِﻴْﺐُ ﺍﻟﺪَّﻋَﻮَﺍﺕِ
ﺭَﺏِّ ﻓَﺎﺭْ ﺣَﻤْﻨَﺎ ﺟَﻤِﻴْﻌَﺎ.. ﻭَﺍﻣْﺢُ ﻋَﻨَّﺎ ﺍﻟﺴَّﻴِّﺌﺎَﺕِ
ﺭَﺏِّ ﻓَﺎﺭْ ﺣَﻤْﻨَﺎ ﺟَﻤِﻴْﻌَﺎ .. ﺑِﺠَﻤِﻴْـﻊِ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤَﺎﺕِ
30.Puji-pujian Romadhon-3
Magrib & Isya
ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَ ﻧَﺎ ﻓَﺒِﺠَﺎﺀِ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥَ
ﺭَﺏِّ ﻟَﻘَﺪْ ﺣَﺎﺯَﺍﻟْﻤُﻨَﺎ ﻣَﻦْ ﻫُﻮَ ﺃَﺣْﻴَﻰ ﺷَﻬْﺮَﻧَﺎ
ﻓِﻴْﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔُ ﻗَﺪْﺭِﻧَﺎ ﺭَﺏِّ ﺁﺗِـﻴْﻬَﺎ ﺇﻳّﺎَ ﻧَﺎ
ﻓِﻲْ ﻗَﺪْ ﻋَﻠَﻰ ﺛَﻮَﺍﺑَﻨَﺎ ﺛَﻮَﺍﺏَ ﺍَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮَﻧَﺎ
ﺑِﺎﻟَّﺬِﻱْ ﻳُﺠِﻴْﺐُ ﺑِﻨَﺎ ﻓِﻰ ﻋَﻈِﻴْﻢِ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ
ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﺃَﺣْﻤَﺪِﻧَﺎ ﺻَﻠَّﻰ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺭَﺑُّﻨَﺎ
Qito Syukur mring pengeran datenge wulan
romadhon
Bejo sekabehe insan kang miturut
dedawuhan
Sampun nampeni ganjaran laelatul qodri
minna syahr peparingan mring ganjaran lir
ganjaran sewu wulan
Duh gusti mugi kasihan welasan mring abdi
Tuan
Mring agunge kasih Tuan jeng Muhammad
kang –pungkasan.
31.Puji-pujian solli wasallimda
(Isya)
ﺻَﻞِّ ﻭَ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺩَﺍﺋِﻤًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﺣْﻤَﺪَ ... 2x
ﻭَﺍﻟْﺂﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺻْﺤَﺎﺏِ ﻣَﻦْ ﻗَﺪْ ﻭَﺣَّﺪَ ..
ﻭَﺍﻟْﺂﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺻْﺤَﺎﺏِ ﻣَﻦْ ﻗَﺪْ ﻭَﺣَّﺪَ ..
Eman eman temen wong bagus ora
sembayang
Eman eman temen wong bagus ora
sembayang
Nabi yusuf luwih bagus yo sembayang 2x
Eman eman temen wong ayu ora sembayang
Eman eman temen wong ayu ora sembayang
Siti Fatimah luwih ayu yo sembayang 2x
32.Puji-pujian allohumarhamni
bilqour’an
(magrib/isya)
ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺍﺭْ ﺣَﻤْﻨِﻲْ ﺑِﺎﻟْﻘُﺮْﺁﻥْ .. ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻪُ ﻟِﻲْ ﺇِﻣَﺎﻣًﺎ ﻭَﻧُﻮْﺭًﺍ ﻭَﻫُﺪًﻯ
ﻭَّﺭَﺣْﻤَﺔْ. ﺃَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺫَﻛِّﺮْﻧِﻲْ .. ﻣِﻨْﻪُ ﻣَﺎ ﻧَﺴِﻴْﺖُ ﻭَﻋَﻠِّﻤْﻨِﻲْ ﻣِﻨْﻪُ
ﻣَﺎﺟَﻬِﻠْﺖُ .. ﻭَﺍﺭْﺯُﻗْﻨِﻲْ ﺗِﻼَﻭَﺗَﻪُ ﺁﻧَﺎﺀَ ﺍﻟَّﻴْﻞِ ﻭَﺃَﻃْﺮَﺍﻑَ ﺍﻟﻨَّﻬَﺎﺭْ ..ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻪُ ..
ﺣُﺠَّﺔً ﻟِﻲْ .. ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦْ.
33.Puji-pujian hasbunalloh
(Dzuhur)
ﺣَﺴْﺒُﻨَﺎﻟﻠَّﻪْ ﻭَﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟْﻮَﻛِﻴﻞْ .. ﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟْﻤَﻮْﻟَﻰ ﻭَﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟﻨَّﺼِﻴﺮْ
34.Puji-pujian Allohul kafi
(Dzuhur)
ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﺭَﺑُّﻨَﺎ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﻗَﺼَﺪْﻧَﺎ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﻭَﺟَﺪْﻧَﺎ
ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﻟِﻜُﻞِّ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﻛَﺎﻓَﻨَﺎ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﻭَﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ـ
ﺍَﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪْ
35.Puji-pujian urip neng alam
ndunyo
(‘Isya)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ .. ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﺃَﺟْﻤَﻌِﻴﻦْ
Urip neng alam ndunyo ora sa’lawase
Koyo wong lelungan ono dalan mampir
ngombe
Omah gedung suwargo kanggo wong kang
podo iman
Utawa neroko kanggo wong kang nurut
setan
36. Puji-pujian solawat nariyah
(cocok maghrib)
37.Puji-pujian Solawat Nuril Anwar
(Magrib)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﻧُﻮْﺭِ ﺍﻟْﺄَﻧْﻮَﺍﺭْ .. ﻭَﺳِﺮِّ ﺍﻟْﺄَﺳْﺮَﺍﺭْ ﻭَﺗِﺮْﻳَﺎﻕِ
ﺍﻟْﺄَﻏْﻴَﺎﺭْ .. ﻭَﻣِﻔْﺘَﺎﺡِ ﺑَﺎﺏِ ﺍﻟْﻴَﺴَﺎﺭْ .. ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻭَﻣَﻮْﻟَﻨَﺎ .. ﻣُﺤَﻤَّﺪِﻥِ ﺍﻟْﻤُﺨْﺘَﺎﺭْ ..
ﻭَ ﺁﻟِﻪِ ﺍﻟْﺄَﻃْﻬَﺎﺭْ ﻭَﺃَﺻْﺤَﺎﺑِﻪِ ﺍﻟْﺄَﺧْﻴَﺎﺭْ .. ﻋَﺪَﺩَ ﻧِﻌَﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺇِﻓْﻀَﺎﻟِﻪْ
38.Puji-pujian solawat tibbil qulub
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ.. ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ .. ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻃِﺐِّ ﺍﻟْﻘُﻠُﻮْﺏِ ﻭَﺩَﻭَﺍﺋِﻬَﺎ ..
ﻭَﻋَﺎﻓِﻴَﺔِ ﺍﻟْﺄَﺑْﺪَﺍﻥِ ﻭَﺷِﻔَﺎﺋِﻬَﺎ .. ﻭَﻧُﻮْﺭِﺍﻟْﺄَﺑْﺼَﺎﺭِﻭَﺿِﻴَﺎِﺋﻬَﺎ .. ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ
ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ
38.a.Puji-pujian solawat Nurizdati
ﺍَﻟﻠّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻭَﺑَﺎﺭِﻙْ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ‏(ﻭَﻣَﻮْﻟَﻨَﺎ‏) ﻣُﺤَﻤَّﺪِ ﻥِ ﺍﻟﻨُّﻮ
ﺭِ ﺍﻟّﺬَﺍﺗِﻰْ ﻭَﺍﻟﺴِّﺮِّ ﺍﻟﺴَّﺎﺭِﻯْ ﻓِﻰ ﺳَﺎﺋِﺮﺍﻟْﺎَﺳْﻤَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟﺼِّﻔَﺎﺕِ ـ ﻭَﻋَﻠَﻰ
ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢْ
38.b.Puji-pujian solawat Jalbur
rizqi
ﺍَﻟﻠّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ .. ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ.. ﺻَﻼَﺓً ﺗُﻮَﺳِّﻊُ ﺑِﻬَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ
ﺍﻟْﺎَﺭْﺯَﻕْ .. ﻭَﺗُﺤَﺴِّﻦُ ﺑِﻬَﺎ ﻟَﻨَﺎ ﺍﻟْﺎَﺧْﻼَﻕْ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ
38.c.Puji-Pujian Maula yasol
(‘Isya)
ﻣَﻮْﻻَﻱَ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳﻠِّﻢْ ﺩَﺍﺋِﻤًﺎ ﺃَﺑَﺪَﺍ * ﻋَﻠَﻰ ﺣَﺒِﻴْﺒِﻚَ ﺧَﻴْﺮِ ﺧَﻠْﻖِ
ﻛُﻠِّﻬِﻢِ
ﻫُﻮَﺍﻟْﺤَﺒِﻴْﺐُ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺗُﺮْﺟَﻰ ﺷَﻔَﻌَﺘُﻪُ * ﻟِﻜُﻞِّ ﻫَﻮْﻝٍ ﻣِّﻦَ ﺍْﻻَﻫْﻮَﺍﻝِ ﻣُﻘْﺘَﺤِﻢِ
ﻳَﺎﺭَﺏِّ ﺑِﺎﻟْﻤُﺼْﻄَﻔَﻰ ﺑَﻠِّﻎْ ﻣَﻘَﺎﺻِﺪَﻧَﺎ * ﻭَﺍﻏْﻔِﺮْ ﻟَﻨَﺎﻣَﺎﻣَﻀَﻰ ﻳَﺎﻭَﺍﺳِﻊَ ﺍﻟْﻜَﺮَﻡِ
39.Puji-pujian do Elingo
(‘Asar)
ﺍَﻟﻠّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ.. ، ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎﻭَﻣَﻮْﻟَﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ، ﻋَﺪَﺩَ ﻣَﺎ ﻓِﻰ ﻋِﻠْﻢِ
ﺍ ﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻼَﺓً .. ، ﺩَﺍﺋِﻤَﺔً ﺑِﺪَﻭَﺍﻡِ ﻣُﻠْﻚِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ..
Do elingo iki zamane wis tuwo
Tuntunan agomo do dianggep kuno
Lakonono ajarane wali songo
Sing ra kerso ojo nyacad ojo ngino
Ajarane wali songo werno-werno
Dzikir tahlil kirim dungo lakonono
Moco qur’an lan sholawat kuli’ noho
Ziaroh kubur ojo nganti dilale’no
Ono carane dakwah klawan budoyo
Umpamane koyo sunan kali jogo
Pituture mlebu ati ora kroso
Tuntunan Agomo biso di amalno
Wis kabukten rikolo zaman sa’mono
Akeh poro manungso nyembah braholo
Banjur sadar laku musyrik ditinggalno
Podo nderek ajarane wali songo
40.Puji-Pujian Mujahadah Mbah
Damsuqi
(Acara Mujahadah)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ... ﻣُﺤَﻤَّﺪْ ﺷَﺎﻓِـﻊِ ﺍﻟْﺂ ﻧَﺎﻡْ
ﻭَﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ... ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ ﺩَﻭَﺍﻡْ
Ono gajah mangani roti
Ono pitik mangan krupuk
Mujahadah nentremke ati
Nyatane ratahu umuk
41.Puji-pujian Eling-Eling Siro
Menungso
(‘Isya)
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻃَﻪَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻳَﺲ~ ﺣَﺒِﻴْﺐِ
ﺍﻟﻠَّﻪْ
Eling-eling siro manungso
Temenono anggonmu ngaji
mumpung durung ketekanan
Malaikat juru pati
Luwih susah luwih loro
Rasane wong nang neroko
Klabang kores ketunggeng kolojengking
Klabang geni ulo geni
Alah rante geni gada geni
Cawisane wongkang duroko
Wongkang mampang dawuh pangeran
Gumampang dawuh pangeran
Luwih mulyo luwih mukti
Rasane wong ono suwargo
Patang puluh loro widodari
Kasur babut gari ngenggoni
Cawisane wongkang bekti
dawuh pengeran kang moho suci
42.Puji-pujian Ayo Ngibadah
(“Isya)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ ..، ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎﻭَﻣَﻮْﻟَﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ، ﻋَﺪَﺩَ
ﻣَﺎ ﻓِﻰ ﻋِﻠْﻢِ ﺍ ﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻼَﺓً ..، ﺩَﺍﺋِﻤَﺔً ﺑِﺪَﻭَﺍﻡِ ﻣُﻠْﻚِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ..
Sdoyo dulur mumpung isih waras
Ayo ngibadah sartane ikhlas
Tuwo enom podo mikiro
Jeneng manungso mesti le loro
Yen wis loro banget susahe
Badan apes eling salahe
Dek ngrasani ora berduli
Ngamal bagus den-lali lali
Sdoyo dulur monggo dho ngaji
Gawe sangu besuk yen mati
Perkoro repot kudu den bagi
Godhane setan ojo dituruti
Sebab wong mati iku wis mesti
Lamon ra ngaji bakale rugi
Ono kubur setengah mati
Mungkar lan nakir podho nggebugi
Wong tuwo loro wajib nuturi
Marang anake den wulang ngaji
Yen raiso pasrah mbah kyai
Supoyo mbesuk biso manfangati
43.Puji-Pujian Sandangane Diganti
Putih
(‘Asar)
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻃَﻪَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻳَﺲ~ ﺣَﺒِﻴْﺐِ
ﺍﻟﻠَّﻪْ
Sandangane diganti putih
Mertanda’no raiso mulih, raiso mulih
Tumpakane kereto jowo
rodo papat rupo menungso
ditutupi anjang-anjang
diurugi disiram kembang
tonggo-tonggo podo nyawang
podo nangis koyo wong nembang
44.a.Puji-pujian wanita surga
(“Isya)
ﺍِﻟَﻬِﻰْ ﻟَﺴْﺖُ ﻟِﻠْﻔِﺮْﺩَﻭْﺱِ ﺍَﻫْﻼَ .. ﻭَﻻَ ﺍَﻗْﻮَﻯ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴْﻢِ
ﻓَﻬَﺐْ ﻟِﻰْ ﺗَﻮْﺑَﺔً ﻭَّﺍﻏْﻔِﺮْﺫُﻧُﻮْﺏِ.. ﻓَﺎِﻧَّﻚَ ﻏَﺎﻓِﺮُ ﺍﻟﺬَّﻧْﺐِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ
Dene wanita papat kang mlebu surgo
Ya iku wong wadon kang bisa ngereksa
Maring awake saka nglakoni dosa
Lan ta'at maring Allah Kang Maha Kuasa
Nomer loro wadon kang ta'at bojone
Perintahe wong lanang ditindakake
Ora gelem mbantah, klawan prengat-prengut
Uga ora gara kanti sliyat-sliyut
Nomer telune wong wadon ingkang sabar
Ngatasi perkara kanti dada jembar
Ora gampang mindakake morang-maring
Kaya nuding-nuding Ian mecahi piring
Nomer papat ya iku wadon kang nerima
Saking paringe bojo ra gelem ngina
Diparingi akeh den terima bungah
Diparingi sethitik Alhamdulillah
44.b.Puji-Pujian Repote dadi wong
(‘Asar)
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻃَﻪَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻳَﺲ~ ﺣَﺒِﻴْﺐِ
ﺍﻟﻠَّﻪْ
Repote dadi wong dagang
Sholate digawe gampang
Opo maneh dagangane laris
Durung sholat ngakune uwis
Repote dadi wong tani
Sholate kadang lali
Opo maneh wayahe tandur
Sholate djundur-under
Repote wong nggarap sawah
Sholate sa wayah-wayah
Opo maneh wayahe panen
Sholate ora tau kopen
Repote wong dadi sopir
Sholate mondar-mandir
Opo maneh mburu penumpang
Sholate digawe gampang
44.Puji-Pujian Toto Kromo
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ... ﻣُﺤَﻤَّﺪْ ﺷَﺎﻓِـﻊِ ﺍﻟْﺂ ﻧَﺎﻡْ
ﻭَﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ... ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ ﺩَﻭَﺍﻡْ
Wajib anak neng wong tuwo
Kudu nganggo toto kromo
Tindak tanduk kang prayogo
Una uni ojo sembrono
Kon sekolah kudu mangkat
Dikon ngaji kudu ngerti
Saben wektu kon sembayang
Siro kabeh wajib tumandang
Ayo poro konco-konco
Saben sore mangkat ngaji
Lamon siro ora ngaji
Nganti tuwo ora ngerti
45.Puji-Pujian Zakat
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ... ﻣُﺤَﻤَّﺪْ ﺷَﺎﻓِـﻊِ ﺍﻟْﺂ ﻧَﺎﻡْ
ﻭَﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ... ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ ﺩَﻭَﺍﻡْ
Wong Islam kang menangi
Surupe wulan romadhon
Kewajiban zakat fitrah
Patang mud bahan pikuat
Zakat pari sepuluh persen
Lamon ora ragad banyu
Yen ragad banyu Limang persen
Kang liyo neng kitab lan guru
45.a.Puji-Pujian Haji
ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّﻪْ ... ﺍَﻟْﻤَﻠِﻚُ ﺍﻟْﺤَﻖُّ ﺍﻟْﻤُﺒِﻴﻦْ
ﻣُﺤَﻤَّﺪٌ ﺭَّﺳُﻮْﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ... ﺻَﺎﺩِﻕُ ﺍﻟْﻮَﻋْﺪِ ﺍﻟْﺎَﻣِﻴﻦْ
Lamon kuoso lungo haji
Ojo lali sing dinafkahi
Kaji iku cukup mung siji
Maslahat tonggo jo nganti lali
Ihrom wukuf towaf lan sangi
Tahallul ngetho’ rambut tlungiji
Yen wukuf ra dilakoni
Tahun sa’ bare wajib mbaleni
46. Puji-Pujian Saben malem jum’at
(magrib)
ﺻَﻞِّ ﻭَ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺩَﺍﺋِﻤًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﺣْﻤَﺪَ ...
ﻭَﺍﻟْﺂﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺻْﺤَﺎﺏِ ﻣَﻦْ ﻗَﺪْ ﻭَﺣَّﺪَ ..
ﻭَﺍﻟْﺂﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺻْﺤَﺎﺏِ ﻣَﻦْ ﻗَﺪْ ﻭَﺣَّﺪَ ..
Saben malem jum’ah ahli qubur tilik omah
Saben malem jum’ah ahli qubur tilik omah
Perlu nyuwun ayat qur’an sa’ kalimah
Lamun ora diwenehi banjur bali karo mrebes
mili
Bali meng kuburan nyunggi tangan karo
tetangisan
[dibawah ini umumnya tidak dibaca]
[Duh anak putuku ojo lali karo aku
Ora ngrumangsani podo mangan tinggalanku
Ora ngrumangsani podo mangan
tinggalanku]
46.a.Puji-Pujian ayo sedulur
(‘Isya)
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻃَﻪَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻳَﺲ ~ ﺣَﺒِﻴْﺐِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
Ayo sedulur sing sregep Ngaji
Ngaji iku sangune mati
Wong mati iku banget larane
Sebab nyawane ilang saking awake ..... 2x
Wong anom ndunya mung sesaat
Mangka sing age-age anggonmu tobat
Tobat saking sakabehe maksiat
Mumpung durung teka waktune wafat ... 2x
Untung temen wong sing gelem sholat
Lan ngakeh-akehi maca Sholawat
Sholawat maring Nabi Muhammad
Sebab ngajeng-ngajeng angsal safaat
.. 2x'
Ya Alloh Gusti kita nyuwun
Pinaringan Istiqomah
Ya Alloh, Gusti kita nyuwun
Mbenjang pejah Khusnul Khotimah 2x
Ya Allah Gusti kita nyuwun
Pinaringan umur berkah
Kangge ibadah kanti ta'at
Lan nebihi laku maksiat .. 2x
Ya Allah Gusti kita nyuwun
Pinaringan rizqi kathah
Saget kangge amai jariyah
Lan ziarah dateng Mekkah . 2x
46.a.1. Puji-Pujian pitakonan kubur
(Isya)
ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﺭَﺑُّﻨَﺎ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﻗَﺼَﺪْﻧَﺎ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﻭَﺟَﺪْﻧَﺎ
ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﻟِﻜُﻞِّ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﻛَﺎﻓَﻨَﺎ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ﻭَﻧِﻌْﻢَ ﺍﻟْﻜَﺎﻑِ ـ
ﺍَﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪْ
Para sedulur mangertenana
Yen ing alam kubur bakal ana
Ana pitakonan nem perkara
Kudu bisa'a anjawab sira
Kaping sepisan pitakonane
Gusti Pangeranmu iku sapa ?
Nuli njawabpa kelawan cetha
Yen Gusti Allah Pangeran kula
Kang kaping pindho pitakonane
Sapa iku kanjeng Nabi Niro ?
Enggal njawabpa kelawan cetho
Yen Nabi Muhammad nabi kula
Kaping telune pitakonane
Ya apa iku agama nira ?
Jawabane ora ana liya
Ya iku Islam agama kula
Kang kaping papal pitakonane
Kiblat ira ya iku apa ?
Ka'batullah iku kiblat kula
Kaya mengkono njawabpa sira
Kaping limane pitakonane
Ya apa iku panutan sira ?
Kitab Al-Qur'an njawabpa sira
Ya iku kitab panutan kula
Kang kaping enem pitakonane
Ya sapa Iku sedulu iro ?
Kaum muslimin uga muslimat
Ya iku kabeh sedulur ira
47. Puji-Pujian gusti kulo nyuwun
udan
ﺍَﻟﻠَّﻪُ ﻳَﺎ ﻛَﺮِﻳﻢْ ﺃَﻧْﺰِﻝْ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ 2×
ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻣَﺎﺀً ﻣِﺪْﺭَﺍﺭَﺍ 2×
Gusti kulo nyuwun udan ingkang deres
Gusti kulo nyuwun udan ingkang deres
Supoyo bumi teles supoyo pikiran anyes
Supoyo bumi teles supoyo pikiran anyes
48.Puji-Pujian Urip pisan
(cocok ‘Isya)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ.. ، ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎﻭَﻣَﻮْﻟَﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ،
ﻋَﺪَﺩَ ﻣَﺎ ﻓِﻰ ﻋِﻠْﻢِ ﺍ ﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻼَﺓً .. ، ﺩَﺍﺋِﻤَﺔً ﺑِﺪَﻭَﺍﻡِ ﻣُﻠْﻚِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ..
Urip pisan ora mung jajal-jajalan
Ngamal iro anekseni tahun wulan
Lawas-lawas siro bakal ketimbalan
Mring ayunaning Alloh Ambal-ambalan
Ojo demen rambut dowo ireng dadi
Mbesuk tuwo uwan mumpluk koyo medi
Menyang langgar menyang mesjid podo ngaji
Sapuh anem mboten dipun wiji-wiji
49. Puji-Pujian koyo urip sa’lawase
ﺍِﻋْﻤَﻞْ ﻟِﺪُﻧْﻴَﺎﻙَ ﻛَﺄَﻧَّﻚَ ﺗَﻌِﻴْﺲُ ﺃَﺑَﺪًﺍ
ﻭَﺍﻋْﻤَﻞْ ﻟِﺂﺧِﺮَﺗِﻚَ ﻛَﺄَﻧَّﻚَ ﺗَﻤُﻮْﺕُ ﻏَﺪًﺍ
50. Puji-Pujian Ojo dumeh
(Maghrib)
ﺻَﻞِّ ﻭَ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺩَﺍﺋِﻤًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﺣْﻤَﺪَ ...
ﺻَﻞِّ ﻭَ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺩَﺍﺋِﻤًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﺣْﻤَﺪَ ...
ﻭَﺍﻟْﺂﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺻْﺤَﺎﺏِ ﻣَﻦْ ﻗَﺪْ ﻭَﺣَّﺪَ ..
ﻭَﺍﻟْﺂﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺻْﺤَﺎﺏِ ﻣَﻦْ ﻗَﺪْ ﻭَﺣَّﺪَ ..
Ojo dumeh pinter banjur do keminter 2x
Pinter yen ora bener uripe bakal keblinger
2x
Ojo dumeh ayu banjur do kemayu 2x
Elingono tuwomu ompong peyot ora ayu 2x
Ojo dumeh sugih banjur do semugih 2x
Bondo iku mung nyilih mbesuk bakale mulih
2x
Ojo dumeh mlarat banjur ragelem sholat 2x
Mlarat yen ora sholat rugi dunyo lan
akherat 2x
50. Puji-Pujian Sollallohu ‘alayasin
(‘Asar)
ﺻَﻞَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﻳـﺲٍ ... ﺍَﺣْﻤَﺪَﺍﻟْﻬَﺎﺩِ ﺍﻟْﺂﻣِﻴﻦْ
ﻭَﺁﻟِﻪِ ﺍﻟْﻤُﻘَﺮَّﺑِﻴﻦْ ... ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﺍَﺟْﻤَﻌِﻴﻦْ
51. Puji-Pujian Ilaahilas
(suasana sedih)
ﺍِﻟَﻬِﻰْ ﻟَﺴْﺖُ ﻟِﻠْﻔِﺮْﺩَﻭْﺱِ ﺍَﻫْﻼَ .. ﻭَﻻَ ﺍَﻗْﻮَﻯ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴْﻢِ
ﻓَﻬَﺐْ ﻟِﻰْ ﺗَﻮْﺑَﺔً ﻭَّﺍﻏْﻔِﺮْﺫُﻧُﻮْﺏِ.. ﻓَﺎِﻧَّﻚَ ﻏَﺎﻓِﺮُ ﺍﻟﺬَّﻧْﺐِ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴْﻢِ
ﺫُﻧُﻮْﺑِﻲْ ﻣِﺜْﻞُ ﺃَﻋْﺪَﺍﺩِ ﺍﻟﺮِّﻣَـﺎﻝِ ﻓَﻬَﺐْ ﻟِﻲْ ﺗَﻮْﺑَﺔً ﻳَﺎ ﺫَﺍﻟْﺠَﻼَﻝِ
ﻭَﻋُﻤِﺮِﻱْ ﻧَﺎﻗِﺺٌ ﻓِﻲْ ﻛُﻞِّ ﻳَﻮْﻡٍ ﻭَﺫَﻧْﺒِﻲْ ﺯَﺍﺋِﺪٌﻛَﻴْﻒَ ﺍﺣْﺘِﻤَﺎﻝِ
Duh gusti kulo sanes ahli suwargo
Nanging kulo mboten kiyat wonten neroko
Mugi gusti kerso amaringi taubat
Lan ngapuro dosa lampah ingkang lepat
Duso kulo kados pasir ing segoro
Mugi nampi tobat, Alloh ingkang mulyo
Umur kulo suda ing sak bendintene
Duso kulo tambah dos-pundi kulo nyanggane
52. Puji-Pujian Sifat Alloh wujud
(9Maghrib)
ﺍَﻟﻠَّﻪْ ﻭُﺟُﻮﺩْ ﻗِﺪَﺍﻡْ ﺑَﻘَﺎﺀْ - ﻣُﺨَﺎﻟَـﻔَﺔُ ﻟِﻠْﺤَﻮَﺍﺩِﺙِ
ﻗِﻴَﺎﻣُﻪُ ﺑِﻨَﻔْﺴِﻪِ – ﻭَﺣْﺪَﺍﻧِﻴَﺔْ ﻗُﺪْﺭَﺓْ ﺍِﺭَﺍﺩَﺓْ ﻋِﻠْﻢُ ﺣَﻴَّﺔْ
ﺳَﻤَﻊْ ﺑَﺼَﺮْ ﻛَﻼَﻡْ – ﻗَﺎ ﺩِﺭًﺍ ﻣُﻮْﺭِﺩًﺍ ﻋَﺎﻟِﻤًﺎﺣَﻴًّﺎ ﺳَﺎﻣِﻌًﺎ
ﺑَﺼِﻴْﺮًﺍ ﻣُﺘَﻜَﻠِّﻤًﺎ
Rongpuluh sifat wajibe Alloh
Sifat mukhale ugo rongpuluh
Sifat wenange iku siji
ﻓِﻌْﻞُ ﻣُﻤْﻜِﻦٍ ﺍَﻭْ ﺗَﺮْﻛُﻪُ .
53. Puji-Pujian Pentil Dzikir
(‘Asar)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ ..، ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎﻭَﻣَﻮْﻟَﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ
ﻋَﺒْﺪُﻙَ ﻭَﻧَﺒِﻴُّﻚَ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟُﻚَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺍﻟْﺎُ ﻣِّﻲِّ.
Witing iman, godong Syahadat
Kembang Sholawat
Pentil Zdikir wohe Puji-pujian
Ya Alloh .. Amin Amin
ya Alloh Robbal ‘aalamin
54. Pujian Mlangi Sebelum isya
bertarwih
ﺍَﻟﻠّﻪ .. ﻫُـﻢَّ ﺹَ .. ﺻَﻞِّ ﻭَ ..ﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ ..،
ﺱَ .. ﻳِّــﺪِ .. ﻧَﺎ .. ﻡُ .. ﺣَﻢَّ .. ﺩٍ ،
ﻋَﺪَ .. ﺩَ .. ﻣَﺎ ﻓِﻰ ﻋِﻞْ .. ﻡِ ﺍ ﻟﻠَّﻪِ ..ﺻَﻼَﺓً ﺩَﺍﺋِﻢَ .. ﺓً
ﺏِ .. ﺩَ .. ﻭَﺍﻡِ ..ﻣُﻞْ .. ﻙِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ..
55. Pujian Mlangi Setelah isya
Sebelum bertarwih
ﻻَ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺍﻟﻠَّــﻪُ ﻭَﺣْﺪَﻩُ ﻻَ ﺷَﺮِﻳْﻚَ ﻟَﻪُ ﻟَﻪُ ﺍﻟْﻤُﻠْﻚُ ﻭَﻟَﻪُ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ
ﻳُﺤْﻲِ ﻭَﻳُﻤِﻴْﺖُ ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻰ ﻛُﻞِّ ﺷَﻴْﺊٍ ﻗَﺪِﻳْﺮ ..
ﻻَ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻻَ ﻗُﻮَّﺓَ ﺇِﻻَّ ﺑِﺎ ﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟْﻌَﻠِﻲِّ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢْ. ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﻻَ ﻣَﺎﻧِﻊَ
ﻟِﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ ﻭَﻻَ ﻣُﻌْﻄِﻲَ ﻟِﻤَﺎ ﻣَﻨَﻌْﺖَ ﻭَﻻَ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟِﻤَﺎ ﺍَﺿْﻠَﻠْﺖَ ﻭَﻻَ
ﻣُﺒَﺪِّﻝَ ﻟِﻤَﺎ ﺣَﻜَﻤْﺖَ ﻭَﻻَ ﺭَﺍﺩَّ ﻟِﻤَﺎ ﻗَﻀَﻴْﺖَ ﻭَﻻَ ﻳَﻨْﻔَﻊُ ﺫَﺍﻟْﺠَﺪِّ ﻣِﻨْﻚَ ﺍﻟْﺠَﺪُّ ﻻَ
ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ - ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ.. ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ .. ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻋَﺒْﺪِﻙَ
ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟِﻚَ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺍﻟْﺎُ ﻣِّﻲِّ .. ﻭَ ﻋَﻠﻰَ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺑَﺎﺭِﻙْ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ .
56. Pujian Mlangi
Allhummaso
(Jam 12 malam/Setelah hutbah
Hari Raya)
ﺍَﻟﻠّﻬُـﻢَّ ﺹَ .. ﻝِ ﻋَﻠﻰَ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ .. ﻳَﺎﺭَﺏِّ ﺹَ.. ﻝِ ﻋَﻠَﻴْﻪِ
ﻭَﺳَﻠِّﻢْ …x...
57. Puji-Pujian Sekarat Pati
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻃَﻪَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻳَﺲ ~ ﺣَﺒِﻴْﺐِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
Ojo siro banget-banget
Nggonmu bungah ono ndonyo
Malaikat juru pati
lirak-lirik maring siro
Nggone nglirik Malaikat
Arep njabut nyowo siro
Yen wes teko titi mongso
Kudu budal ra keno semoyo
Larane sekarat pati
Sewu loro dadi siji
Mergo urip podo lali
Maring tuntunan Agami
Ninggal Sholat ninggal ngaji
Mong ma`siat seng dilakuni
Mulo urip seng ati-ati
Tembe mburi ben ora rugi
Sopo wonge gelem iman,
Taat miring dawuh Pengeran
Uripe tukun semahyang
Ora lali nderes Al-Qur`an
Rino wengi seneng wiridan
Amal sunnah dadi pakulan
Lamun mati sekarate –gampang.
Ora kroso babar pisan.
58.Puji-Pujian Tombo Ati
ﺍَﻟﻠّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ.. ، ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎﻭَﻣَﻮْﻟَﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ، ﻋَﺪَﺩَ ﻣَﺎ ﻓِﻰ ﻋِﻠْﻢِ
ﺍ ﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻼَﺓً .. ، ﺩَﺍﺋِﻤَﺔً ﺑِﺪَﻭَﺍﻡِ ﻣُﻠْﻚِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ..
Tombo ati iku ono limang perkoro
Kaping pisan moco Qur’an sak manane
Kaping pindho sholat wengi lakonono
Kaping telu wong kang sholeh kumpulono
Kaping papat weteng siro ingkang luwe
Kaping limo dzikir wengi ingkang suwe
Salah sawijine sopo biso anglakoni
Insya Alloh gusti pengeran ngijabahi
59.Puji-Pujian Kerèta Jawa
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻃَﻪَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻳَﺲ ~ ﺣَﺒِﻴْﺐِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
Ayo kabèh para manungsa,
Mumpung urip ning alam donya,
Mbok ya padha-padha èlinga,
Limang wektu ndang lakonana.
Èlingana yèn wayah panggilan,
Yèn wis budhal (o)ra kena wakilan,
Disalini nganggo kain putih,
Yèn wis budhal ora bisa mulih.
Tumpakané Kerèta Jawa,
Rodha papat rupa manungsa,
Jujugané omah guwa,
Tanpa bantal tanpa k(e)lasa.
Omahé (o)ra ana lawangé,
Turu dhéwé (o)ra ana kancané.
Nyawané wis m(e)layang,
Ragané kecemplung juglang,
Ditutupi anjang-anjang,
Diurug disawur kembang.
Tangga-tangga padha nyawang,
Padha nangis kaya wong nembang,
60.Puji-Pujian Getun temen
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻃَﻪَ ﺭَﺳُﻮْﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪْ
ﺻَﻼَﺓُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﺳَﻼَﻡُ ﺍﻟﻠَّﻪْ ﻋَﻠﻰَ ﻳَﺲ~ ﺣَﺒِﻴْﺐِ
ﺍﻟﻠَّﻪْ
Getun temen ngungun temen
Ngumur siji ora guno
Sebab riya kelawan dengki
Ora Ngabekti kang Moho suci
Gede banget ganjarane
Wong ngibadah netepi jamaah
Karo lungguh nunggu imame
Puji lan dzikir ing panggonane
Eling-eling siro manungso
Sadurung mati Podho tobato
Tobat sakwise mati ojo
Krono ora bakal den tompo
61.Puji-Pujian Naruddu bihal ‘A’da
(ketika banyak maling)
ﻧَﺮُﺩُّ ﺑِﻬَﺎ ﺍﻟْﺄَﻋْﺪَﺍﺀ ... dst
62.Puji-Pujian Momong Bayi
(ketika menidurkan)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ .. ، ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎﻭَﻣَﻮْﻟَﻨَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ،
ﻋَﺪَﺩَ ﻣَﺎ ﻓِﻰ ﻋِﻠْﻢِ ﺍ ﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻼَﺓً .. ، ﺩَﺍﺋِﻤَﺔً ﺑِﺪَﻭَﺍﻡِ ﻣُﻠْﻚِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ..
63.Puji-Pujian Tawajuwan
(pada jamaah toriqoh)
ﺍَﻟﻠَّﻪْ - ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَـــﻞِّ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﻋَﻠﻰَ..
ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ . ﻭَ ﻋَﻠﻰَ ﺁﻝِ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ ... x ...
64.Puji-Pujian Ba’da tarwih
(sambil pukul bedug)
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺻَـــﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ .. ﻳَﺎ ﺭَﺏِّ ﺻَـــﻞِّ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ
ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺍَﻟﻠَّﻬْـ - ـﻬُـﻢَّ ﺻَـــﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ ..ﻳَﺎ ﺫَﺍﻟْﺠَﻼَﻝِ
ﻭَﺍْﻹِﻛْﺮَﻡْ.. ﻣِﺘْﻨَﺎ ﻋَﻠﻰَ ﺩِﻳْﻦِ ﺍْﻹِﺳْﻼَﻡْ .. ﺻَـــﻞَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟْﻬَﺎﺩِﻯْ
ﺻَـــﻞَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟْﻬَﺎﺩِﻯْ ﻣُﺤَﻤَّﺪْ .. ﺷَﻔِﻴْﻊِ ﺍﻟْﺨَﻠْﻖِ ﻓِﻰْ ﻳَﻮْﻡِ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔْ
65.Puji-pujian Muhammadun
Basyar
(Isya/’asar)
ﺻَﻞِّ ﻭَ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ ﺩَﺍﺋِﻤًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﺣْﻤَﺪَ x 2
ﻭَﺍﻟْﺂﻝِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺻْﺤَﺎﺏِ ﻣَﻦْ ﻗَﺪْ ﻭَﺣَّﺪَ x 2
ﻣُﺤَﻤَّﺪٌ ﺑَﺸَﺎﺭٌ ﻻَّ ﻛَﺎﻟْﺒَﺸَﺮِ x 2
ﺑَﻞْ ﻫُﻮَ ﻛَﺎﻟْﻴَﻘُﻮْﺕِ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟْﺤَﺠَﺮِ x 2
ﺍَﻟﻠَّﻬُـﻢَّ ﺇﻫْﺪِﻧَﺎ ﺻِﺮَﺍﻁَ ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴﻢْ x 2
ﺻِﺮَﺍﻁَ ﺍﻟْﺄَﻧْﺒِﻴَﺎﺀِ ﻭَﺍﻟْﻤُﺮْﺳَﻠِﻴﻦْ x 2
65.a.Puji-pujian Ya Alloh
(jelang akhir do’a maulud syarful
anam)
ﻳَﺎ ﺍَﻟﻠَّﻪْ .. ﻳَﺎ ﺍَﻟﻠَّﻪْ ﻳَﺎ ﺭَﺣِﻢَ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦْ
ﺻَﻞَّ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺭَﺑُّﻨَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻨُّﻮْﺭِ ﺍﻟْﻤُﺒِﻴﻦْ
ﺍَﺣْﻤَﺪَﺍﻟْﻤُﺼْﻄَﻔَﻰ ﺳَﻴِّﺪِ ﺍﻟْﻤُﺮْﺳَﻠِﻴﻦْ
ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﺃَﺟْﻤَﻌِﻴﻦْ
66. Puji-Pujian Amin ya amin
(akhir-do’a)
ﺁﻣِﻦْ ﻳَﺎ ﺁﻣِﻴﻦْ - ﺁﻣِﻦْ ﻳَﺎ ﺍَﻟﻠَّﻪْ
ﺍِﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻨَﺎ - ﺭَﺏَّ ﺍﻟْﻌَﺎﻟَﻤِﻴﻦْ
Mugi mugiyo den sembadani
Panyewun kulo dateng ilahi
Syair bermain
Mengandung makna
Konon syair-syair berikut ada versi arabnya, dan
banyak tafsiran jawa dengan beragam versi.
67. Sluku-Sluku Bathok
Sluku-sluku bathok
Bathoke ela-elo
Si Rama menyang Solo
Oleh-olehe payung mutho
Pak jenthit lolo lo bah,
Yen obah medeni bocah
Yen urip golekko dhuwit
[makna]
Sluku-sluku bathok, bathok (kepala) kita
perlu beristirahat untuk memaksimalkan
kemampuannya. Kalo diforsir terus bisa aus,
stress, hang, macet daya pikirnya.
Bathoke ela-elo , dengan cara berdzikir (ela-
elo = Laa Ilaaha Ilallah), mengingat Allah
akan mengendurkan syaraf neuron di otak.
Si Rama menyang Solo , siram (mandilah,
bersuci) menyang (menuju) Solo (Sholat). Lalu
bersuci dan dirikanlah sholat.
Oleh-olehe payung mutho, yang sholat akan
mendapatkan perlindungan (payung) dari
Allah, Tuhan kita. Kalo Allah sudah
melindungi, tak ada satupun di dunia ini
yang kuasa menyakiti kita. tak satupun.
Pak jenthit lolo lo bah, kematian itu
datangnya tiba-tiba, tak ada yang tahu. Tak
bisa dimajukan atau dimundurkan walau
sesaat. Sehingga saat kita hidup, kita harus
senantiasa bersiap dan waspada. Selalu
mengumpulkan amal kebaikan sebagai bekal
untuk dibawa mati.
Yen obah medeni bocah. Saat kematian
datang, semua sudah terlambat. Kesempatan
beramal hilang. Banyak ingin minta
dihidupkan tapi Allah tidak mengijinkan. Jika
mayat hidup lagi maka bentuknya
menakutkan dan mudharat-nya akan lebih
besar.
Yen urip golekko dhuwit . Kesempatan terbaik
untuk berkarya dan beramal adalah saat ini.
Saat masih hidup. Pengin kaya, pengin
membantu orang lain, pengin membahagiakan
orang tua: sekaranglah saatnya. Ketika uang
dan harta benda masih bisa menyumbang
bagi tegaknya agama Allah. Sebelum
terlambat, sebelum segala pintu kesempatan
tertutup.
68. Lir-ilir
Lir ilir lir ilir tanduré wis sumilir
Tak ijo royo – royo taksengguh temantèn
anyar
Bocah angon bocah angon pènèkna blimbing
kuwi
Lunyu – lunyu pènèkna kanggo mbasuh
dodotira
Dodotira dodotira kumitir bedhahing pinggir
Dondomona jlumatana kanggo séba mengko
soré
Mumpung padhang rembulané
Mumpung jembar kalangané
Ya suraka surak horé
Lagu ini konon kabarnya merupakan ciptaan
sunan Kalijaga, ada juga yang berpendapat
hasil karya sunan Bonang, lirik tembang
atau lagu ini dulunya diciptakan untuk
mediasi dan wahana dakwah Islam oléh para
Walisanga, pendekatan budaya seperti ini
dilakukan karena masyarakat Jawa kala itu
masih kuat dengan tradisi Hindu. Maka untuk
menyampaikan ajaran Islam di tengah –
tengah masyarakat Jawa, maka dirasa perlu
untuk mendekatinya melalui budaya salah
satunya adalah melalui bahasa Jawa itu
sendiri. Sebenarnya yang ingin disampaikan
dalam lirik lagu tersebut adalah ;
1. Memberitahukan bahwa adanya kabar
baik, yang sumilir seperti tunas padi
dipematang sawah, sebuah harapan baru.
2. Yang terlihat begitu memikat indah,
yang layak untuk disongsong selayaknya
pengantin baru (datangnya wahyu ilahi)
melalui nabi Muhammad.
3. Bocah angon sebagai analogi dan
perumpamaan hati para manusia itu sendiri.
4. Selicin dan sesusah apapun hendaknya
ikut memanjat (meraih) blimbing memiliki lima
sisi yang menggambarkan 5 rukun Islam.
Untuk membasuh dan sarana penyucian diri
dari segala dosa.
5. Karena pakaian (akhlak) manusia sudah
mulai compang camping tidak karuan.
6. Oleh karena itu hendaknya disucikan
dan dibersihkan dengan Sahadat, Salat,
Puasa, Zakat dan Haji, yang intinya
mengajak manusia untuk ber ISLAM.
7. Mumpung masih ada kesempatan,
mumpung hayat masih dikandung badan ayo
beramai – ramai menerima ajaran ISLAM.
Secara garis besar bisa ditarik kesimpulan
begini :
Lirik ini mengabarkan dan mengajak kepada
masyarakat Jawa tentang berita gembira
telah datangnya nabi terakhir yaitu
Muhammad dangan membawa ajaran tauhid
ISLAM, yang siapapun berhak dan bisa
mengimaninya tanpa ada perbedaan kasta,
kedudukan, kekayaan, karena dalam Islam
setiap manusia sama di hadapan Allah hanya
ketaqwaan lah yang membedakannya, selagi
manusia masih bernafas maka pintu hidayah
dan pintu tobat akan selalu terbuka.
69. Cublak-cublak suweng
Cublak-cublak Suweng
Suwenge ting gelenter
Mambu ketundung gudel
Pak empo lirak-lirik
sapa mau sing ndelekke
sir sir pong
dele gosong
sir-sir pong
dele gosong
70. Gotri Alagotri
Gotri alagotri
Gotrine nogosari
Riwul awul-awul rokok bentul
Dolan awan-awan
ndelo’ penganten
Tenong tebok, bokok kodok lagi ndekem
71. Jamimur
Jamimur jamimur
Laorio-laorio
Jamurane jamur opo
Ndi ndas…. Ndi buntut ..x…
Ndi ndas…. Ndi buntut ..x…
72. Mantra Tuturutu
(sambil nyogok damen)
Sogok empling-mpling
Monine ting nggelinting
Sogok emplong-mplong
Monine ting nggelompong
Cirbong keong mata kancil medodong
72. Cing caripit
(sambil tunjuk telapak tangan)
Cing caripit
Buntut kucing gejepit
73. Syair Pepeling”walisanga”
Ana Syi'ir iki aku arep matur
Asmane wall sanga ingkang mashur 2x
Maulana Malik Ibrahim syeh Maghribi
Iya iku Sunan Gresik aja lali
Raden Rahmat Sunan Ampel Jawa Timur
Turun sangka purl Cempa ingkang mashur ....
2x
Mandum Ibrahim putrane Raden Rahmad
Sunan Bonang sedereke Sunan Derajad
Sunan Derajad asma Raden Syarifudin
Sunan Giri asma Raden Ainul-Yakin .... 2x
Syeh Ja'far Shadiq ya iku Sunan* kudus
Da'wah agama kanti niat kang Lulus
Raden Syahid iku Sunan Kalijaga
Putrane bupati Tuban Wilatikta .... 2x
Sunan Murya asma Raden Umar Said
Putra Sunan Kalijaga Raden Syahid
Sunan Gunung Jati Raden Fatahilah
Gigih berjuang ngusir penjajah .... 2x
Kang kasebut iki mashur Wali Sanga
Perintis dakwah Islam ing tanah Jawa
Semboyan Para Wali
Para Walisoongo mempunyai semboyan yang
terekam hingga saat ini adalah :
1. Ngluruk Tanpo Wadyo Bolo / Tanpo pasukan
Berdakwah dan berkeliling kedaerah lain
tanpa membawa pasukan.
2. Mabur Tanpo Lar/Terbang tanpa Sayap
Pergi kedaerah nan jauh walaupun tanpa
sebab yang nampak.
3. Mletik Tanpo Sutang/Meloncat Tanpa Kaki
Pergi kedaerah yang sulit dijangkau seperti
gunung-gunung juga tanpa sebab yang
kelihatan.
4. Senjoto Kalimosodo
Kemana-mana hanya membawa kebesaran
Allah SWT. (Kalimosodo : Kalimat Shahadat)
5. Digdoyo Tanpo Aji
Walaupun dimarahi, diusir, dicaci maki
bahkan dilukai fisik dan mentalnya namun
mereka seakan-akan orang yang tidak
mempan diterjang bermacam-macam senjata.
6. Perang Tanpo tanding
Dalam memerangi nafsunya sendiri dan
mengajak orang lain supaya memerangi
nafsunya. Tidak pernah berdebat, bertengkar
atau tidak ada yang menandingi cara kerja
dan hasil kerja daripada mereka ini.
7. Menang Tanpo Ngesorake/Merendahkan
Mereka ini walaupun dengan orang yang
senang, membenci, mencibir, dan lain-lain
akan tetap mengajak dan akhirnya yang
diajak bisa mengikuti usaha agama dan
tidak merendahkan, mengkritik dan
membanding-bandingkan, mencela orang lain
bahkan tetap melihat kebaikannya.
8. Mulyo Tanpo Punggowo
Dimulyakan, disambut, dihargai, diberi
hadiah, diperhatikan, walaupun mereka
sebelumnya bukan orang alim ulama, bukan
pejabat, bukan sarjana ahli tetapi da’I yang
menjadikan dakwah maksud dan tujuan.
9. Sugih Tanpo Bondo
Mereka akan merasa kaya dalam hatinya.
Keinginan bisa kesampaian terutama
keinginan menghidupkan sunnah Nabi, bisa
terbang kesana kemari dan keliling dunia
melebihi orang terkaya didunia.